Ponpes Sunan Pandanaran berupaya membendung hoaks

id antihoaks

Ponpes Sunan Pandanaran berupaya membendung hoaks

Lawan hoaks (Antara News)

Yogyakarta (ANTARA) - Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Pandanaran Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berupaya dan ikut berperan membendung hoaks, ujaran kebencian, dan kebohongan yang marak menjelang Pemilu 2019.

"Kami sangat menyayangkan hoaks atau berita bohong yang marak menjelang pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019," kata juru bicara Ponpes Sunan Pandanaran Gus Azka Sya'bana di ponpes tersebut, Kamis malam.

Apalagi, kata Gus Azka di sela Pengajian dan Mujahadah Kamis Wage serta Deklarasi Pemilu Damai di Ponpes Sunan Pandanaran Jalan Kaliurang Km 12,5 Candiwinangun Sadonoharjo, Ngaglik, Sleman, hoaks maupun ujaran kebencian dan kebohongan seringkali mengatasnamakan agama.

"Banyak hoaks maupun ujaran kebencian dan kebohongan yang muncul dengan membawa-bawa nama agama. Padahal hoaks maupun ujaran kebencian dan kebohongan tidak sesuai dengan ajaran Islam," katanya.

Menurut Gus Azka, Islam mengajarkan kejujuran dan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Oleh karena itu, Ponpes yang sehari-hari menjadi tempat belajar agama berupayan dan ikut berperan membendung hoaks, ujaran kebencian dan kebohongan.

Upaya yang dilakukan di antaranya dengan mengajak para santri, jemaah, dan masyarakat untuk berkomitmen membendung hoaks, ujaran kebencian dan kebohongan menjelang Pemilu 2019. Melalui upaya itu diharapkan tidak ada pihak yang menjadi korban adu domba akibat hoaks.

Ia mengatakan Ponpes Sunan Pandanaran sebagai lembaga pendidikan yang netral juga mengajak semua pihak untuk menjaga komitmen Pemilu 2019 berlangsung aman dan damai. Dengan adanya komitmen itu diharapkan ketenteraman semua pihak bisa terjaga saat pelaksanaan Pemilu 2019.

"Semua pihak harus menjaga kedamaian, keamanan, dan ketenteraman selama pemilu, jangan sampai ada keributan dan kerusuhan. Semua pihak harus menyadari bahwa pemilu itu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," kata Gus Azka.

Pengajian dan Mujahadah Kamis Wage serta Deklarasi Pemilu Damai di Ponpes Sunan Pandanaran itu diikuti sekitar 7.000 orang terdiri atas santri, jemaah, dan warga.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar