Bawaslu Kulon Progo mengintensifkan patroli pengawasan politik uang

id pengawasan politik uang

Ketua Bawaslu Kulon Progo Ria Harlinawati (Foto Antara/Mamiek)

Kulon Progo (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengintensifkan patroli pengawasan pemilu pada masa tenang 14 April hingga pencoblosan Pemilu 17 April 2019 karena berpotensi terjadi praktik politik uang yang dilakukan oleh oknum.

Ketua Bawaslu Kulon Progo Ria Harlinawati di Kulon Progo, Ahad, mengatakan pada masa tenang, biasanya dimanfaatkan untuk melakukan pendekatan masyarakat dengan memberikan sejumlah uang atau disebut "serangan fajar" agar memilik calon anggota legislatif tertentu.

"Berdasarkan pengalaman pemilu-pemilu sebelumnya, masa tenang ini banyak dimanfaatkan oknum untuk melakukan serangan fajar. Sehingga, kami mengintensifkan patroli pengawasan politik uang hingga pencoblosan nanti. Kami bekerja 24 jam nonstop dengan melibatkan seluruh komponen pengawas," kata Ria.

Ia mengatakan tujuan patroli pengawasan ini untuk meminimalisir praktik politik uang yang biasanya terjadi pada masa tenang. Hal ini yang akan diminimalisir oleh Bawaslu pada masa tenang selama 24 jam nonstop.

"Pada masa tenang, selama ini, menjadi masa-masa rawan pelanggaran politik uang. Calon anggota legislatif memandang masa tenang sangat tepat untuk melakukan politik uang. Di masa-masa itu, kami akan melakukan patroli pengawasan politik uang," katanya.

Menurut dia, kerawanan setiap TPS memiliki karakteristik tersendiri. Potensi kerawanan, seperti TPS yang dekat rumah caleg, kemudian TPS yang penuh daftar pemilih tambahan (DPTb), dan pesantren.

"Setiap TPS berpotensi terjadi politik uang. Sehingga hal ini menjadi perhatian utama dari Bawaslu Kulon Progo. Jangan sampai Pemilu 2019 ini dikotori praktik politik uang. Jangan gadaikan calon pemimpin dengan uang," imbaunya.

Sementara itu Wakapolres Kulon Progo Kompol Dedi Surya Dharma mengatakan penyelenggaraan pemilu yang bersih, damai, aman dan damai adalah tugas Polres Kulon Progo.

"Pemilu yang bersih dan berintegritas adalah tugas Polres dalam rangka pengamanan setiap rangkaian pemilu, tetap sinergi dengan unsur terkait, dan menjaga netralitas," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar