Bawaslu Gunung Kidul membersihkan APK

id Pembersihan APK,bawaslu gunung kidul, pemilu 2019

Logo bawaslu (Istimewa)

Gunung Kidul (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai melakukan pembersihan alat peraga kampanye milik peserta Pemilu 2019 selama masa tenang, khususnya di jalan negara Yogyakarta-Wonosari.

Komisioner Pengawas, Humas, dan antarlembaga Bawaslu Gunung Kidul Rosita di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Satpol PP, kepolisian, PPK, PPS, panwascam dan panwasdesa untuk pembersihan alat peraga kampanye (APK).

"Pada hari ini atau hari pertama pembersihan APK, kami menyasar beberapa wilayah, yakni Kecamatan Wonosari, Playen, Patuk, Karangmojo, Ponjong, dan Semin. Kami mulai pembersihan sejak 08.00 WIB," katanya.

Ia mengatakan sampai saat ini, petugas sudah membersihkan ribuan APK yang berupa baliho, spanduk, rontek hingga bendera partai.

"Semua jenis APK dibersihkan semuanya, kecuali bendera yang berada di kantor sekretariat partai DPAC, DPC/DPD," katanya.

Rosita mengatakan bawaslu mentargetkan pembersiahan APK selesai secepatnya. Bawaslu juga mengimbau kepada peserta pemilu membersihkan secara mandiri. Kemudian, hasil pembersihan APK dapat diambil oleh yang bersangkutan (partai politik/caleg).

"Kami berikan waktu beberapa hari untuk diambil jika dalam beberapa hari tidak diambil maka APK yang dibersihkan akan dimusnahkan," katanya.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunung Kidul Ahmadi Ruslan Hani mengimbau kepada para peserta Pemilu 2019 untuk membersihkan APK yang dipasang paling lambat hingga sehari sebelum pencoblosan.

Selain itu, ia mengimbau kepada peserta pemilu, selama masa tenang peserta pemilu dilarang melakukan aktivitas kampanye dalam bentuk apapun.

"Kami mengimbau kepada peserta pemilu melakukan pembersihan APK masing-masing demi kelancaran Pemilu 2019," imbaunya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar