Kapolres : pemungutan suara di Bantul berjalan kondusif

id Kapolres Bantul

Kapolres : pemungutan suara di Bantul berjalan kondusif

Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan saat memantau pelaksanaan pemungutan suara di salah satu TPS di Bantul (Foto Antara/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Bantul AKPB Sahat Marisi Hasibuan mengatakan pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Umum serentak 2019 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 17 April berjalan aman dan kondusif.

"Kami bersama Bupati Bantul dan Forkmpinda (forum komunikasi pimpinan daerah) telah memantau TPS-TPS dan sampai saat ini situasi masih aman," kata Kapolres usai memantau pelaksanaan pemungutan suara bersama Bupati di Bantul, Rabu.

Menurut dia, pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 yang berlangsung aman dan kondusif itu tidak lepas dari peran aktif masyarakat, lembaga penyelenggara pemilu dan aparat yang dapat menciptakan situasi yang kondusif.

"Artinya tidak ada pelanggaran, tidak ada keributan maupun kekacauan, tentunya berkat kerja sama dari masyarakat, kemudian dan aparat keamanan sehingga tercipta dan mudah mudahan situasi yang aman dan kondusif," katanya.

Kapolres menjelaskan, terkait dengan pengamanan Pemilu 2019 di Bantul, Polres Bantul menerjunkan kekuatan dua pertiga personel dari kesatuannya yang disebar di sebanyak 3.040 tempat pemungutan suara (TPS) se-Bantul.

"Kemudian kita juga mendapat bantuan pengamanan dari TNI dan angkatan laut sekitar 100 personel, kemudian dari Korem ini kita sebar ke 10 wilayah, kemudian dari Polda DIY juga memberikan perkuatan ada 100 personel," katanya.

Menurut dia, dari sari personel Polda DIY tersebut juga disebar ke kepolisian sektor (polsek-polsek) untuk membantu perkuatan di penjagaan, juga 20 personel dari Unit Sabhara Polres Bantul siaga di Markas Polres.

"Sehingga apabila butuh bantuan atau terjadi keributan gampang kita geser, termasuk dari Brimob ada 60 personel. Ini kita bagi dalam lima regu, satu regu 10 orang, kita sudah tempatkan juga di daerah yang kita anggap rawan," katanya.

Kapolres juga mengatakan, pengamanan yang ketat ini juga melihat situasi di lapangan usai pemungutan suara, apabila situasi tidak kondusif dan berpotensi terjadi kerawanan maka pengamanan tetap diperkuat dan sebaliknya.

"Kita lihat situasi, yang jelas kita seluruhnya siap karena ada Tim Pamatwil (Perwira Pengamat Wilayah) itu ada perwira dari Polda, kemudian dari Wadir (Wakil Direktorat) Unit Sabhara dan lantas melakukan pantauan di seluruh TPS," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar