Tenaga Baru Pontianak gagal melaju ke semifinal Srikandi Cup

id Srikandi cup

Tenaga Baru Pontianak gagal melaju ke semifinal Srikandi Cup

Tenaga Baru Pontianak melawan Tanago Friesian Jakarta pada ajang pertandingan Srikandi Cup musim 2018-2019 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Rabu malam. (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)

Yogyakarta (ANTARA) - Tim basket Tenaga Baru Pontianak gagal melangkah ke babak semifinal Srikandi Cup musim 2018-2019 meski berhasil unggul dua angka dengan skor 63-61 atas Tanago Friesian Jakarta dalam pertandingan di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Rabu malam.

Pada kuarter pertama, Tenaga Baru bemain agresif sehingga mampu unggul 21-16 atas Tanago. Center Tenaga Baru Matsuda Yuka berhasil mencatatkan lima poin diikuti Anjelin Rosmika Simanjuntak yang mencetak empat angka.

Sedangkan dari pemain Tanago, Tiara Aulia Denaya dan Stella Fabiola sama-sama membuat lima poin.

Kapten Tenaga Baru Pontianak, Fanny Kalumata menjadi topskor untuk timnya dengan raihan 12 poin, delapan rebound, dan dua assist. Dari Tenaga Baru, Tiara Aulia Denaya mencetak 19 poin,delapan rebound, empat assist, dua steal.

Selanjutnya pada kuarter kedua, Tenaga Baru terus mencari margin angka kemenangan defisit 14 angka. Fanny Kalumata dan kawan-kawan bahkan sempat menjauh 32-20 empat menit waktu berjalan normal. Namun dari pinggir lapangan pelatih Tanago, Abrizalt Hasiholan mengistruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih cepat dan bertahan mulai dari area lawan.

Secara perlahan akhirnya Tanago mulai dapat keluar dari tekanan lawan dan sekaligus menipiskan kekalahan mereka di babak pertama menjadi lima angka saja 37-32.

Lepas haltime, Tenaga Baru Pontianak masih terus memimpin dan memperlebar jarak keunggulan menjadi delapan angka dengan skor 50-42. Fanny Kalumata dan Calista Elvira memimpin rekan-rekannya dalam perolehan angka sampai dengan tiga kuarter berjalan. Fanny mencetak sembilan angka sedangkan Calista delapan poin.

Tanago terus menekan pertahanan Tenaga Baru pada kuarter pamungkas. Mereka sebenarnya mendapatkan peluang di detik-detik akhir dengan kedudukan 60-63 untuk Ternaga Baru, lewat Christine Tjundawan yang sudah berdiri bebas di bawah area lawan.

Namun, bola yang dilepaskan Christine tidak dapat masuk meski akhirnya ia mendapatkan dua kali kesempatan bebas. Ia pun hanya bisa memasukan satu dari dua kali kesempatan bebas, sehingga pad akhirnya Tenaga Baru Pontinak bisa memenangkan laga yang sangat penting bagi kedua tim.

"Kami harus bisa menang 15 angka dari lawan. Sayangnya kami sempat unggul 12 poin tapi lawan memaksa kami untuk bisa menipiskan kedudukan. Tapi kami sudah berjuang sekuat tenaga dengan maksimal, pada akhirnya kami harus menerima kekalahan ini," kata pemain Tenaga Baru Raska Mario.

Kegagalan Tenaga Baru Pontianak untuk menang 15 angka menjadikan GMC Cirebon sebagai juara pool B, diikuti Tanago Friesian Jakarta yang akhirnya harus puas menjadi runner up Pool B.

Dengan demikian Tenaga Baru akan meladeni juara pool A di babak semifinal nanti yang akan di gelar pada hari Jumat (26/4).
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar