GMC balik keadaan untuk taklukkan Tanago

id Srikandi Cup,Generasi Muda Cirebon, Tanago Friesian Jakarta

Pertandingan perebutan posisi ketiga Srikandi Cup antara Generasi Muda Cirebon melawan Tanago Friesian Jakarta di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII Yogyakarta (Humas Srikandi Cup)

Yogyakarta (ANTARA) - Generasi Muda Cirebon membuat kejutan di dua kuarter terakhir dan membalik keadaan untuk menaklukkan Tanago Friesian Jakarta 49-44 di perebutan posisi ketiga Srikandi Cup yang digelar di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII Yogyakarta, Sabtu.

Pada dua kuarter awal, Generasi Muda Cirebon (GMC) sama sekali tidak berkutik menghadapi serangan yang dilancarkan Tanago Friesian Jakarta. Pada kuarter pertama, GMC bahkan hanya mampu mencetak dua poin yang disumbang oleh Christie Apriyani, sedangkan Tanago mengoleksi 10 poin.

Kondisi di lapangan pun sama sekali tidak berubah di kuarter kedua. Dominasi serangan dan bertahan yang dilakukan Tanago selalu membuahkan poin dan GMC terlihat kesulitan keluar dari tekanan lawan.

Tanago pun menutup kuarter kedua tersebut dengan keunggulan 23-10 meskipun harus kehilangan satu pemain kunci Tiara Aulia Denaya yang mengalami cedera pada pergelangan kaki kirinya lima menit menjelang kuarter kedua berakhir.

Namun demikian, GMC mengubah pola permainannya di awal kuarter ketiga dengan lebih banyak melakukan tekanan dan serangan. Upaya tersebut berbuah manis di sepanjang 10 menit kuarter ketiga. Poin demi poin terus dikumpulkan untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 28-30.

Tanago yang sepertinya tidak siap dengan perubahan pola permainan lawan, semakin tidak berkutik di kuarter terakhir, sedangkan GMC terus mengembangkan momentum tersebut untuk bermain semakin berani.

Di kuarter keempat tersebut, pemain GMC Christie Apriyani bahkan menyumbang angka dari tiga kali lemparan “three point”.

Tanago sempat memperlebar keunggulan menjadi 32-28, namun Christie memperpendek ketertinggalan dengan tembakan tiga angka sehingga kedudukan berubahn menjadi 32-31.

Meski Tanago kembali unggul 35-31 dari tembakan tiga angka Christine Tjundawan, namun GMC dapat menambah dua poin sehingga kedudukan menjadi 35-33 dan Christie menempatkan GMC unggul perolehan poin untuk pertama kalinya dengan tembakan tiga angka sehingga kedudukan berubah 36-35.

Christie yang kembali melesakkan tembakan tiga angka semakin membuat GMC unggul dan keunggulan tersebut mampu dipertahankan dengan permainan yang konsisten hingga pertandingan berakhir.

“Kami sempat unggul di dua kuarter pertama tetapi kemudian lengah. Defense pun tidak berjalan baik,” kata Christine.

Sedangkan Christie mengatakan GMC layak masuk ke babak empat besar dan akhirnya mampu menempati posisi ketiga.

“Untuk pertandingan ini, kami memang tidak mau menyerah begitu saja,” kata Christie yang menyumbang poin terbanyak untuk GMC dengan 16 poin.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar