Lion Group belum melakukan penerbangan ke BIY

id Bandara Internasional Yogyakarta,Lion Group

Lion Group belum melakukan penerbangan ke BIY

Manager Lion Air Group DIY dan Jawa Tengah Widi Wiyati (paling kiri) saat memberikan keterangan pers di Bandara Internasional Yogyakarta. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Lion Group dalam waktu dekat belum akan melakukan penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta (BIY),  Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, karena masih mengurus pengajuan rute dan slot ke Kementerian Perhubungan.

Manager Lion Air Group DIY dan Jawa Tengah Widi Wiyati di Kulon Progo, Senin, mengatakan saat ini, pihaknya sedang mengajukan permohonan penerbangan kepada pihak terkait, agar apa yang Lion Air Group inginkan sejak beberapa waktu lalu berjalan lancar.

Lion Group terdiri dari maskapai Lion, Wings Air, dan  Batik Air.

"Saat ini, kami sudah mengajukan rute dan slot penerbangan ke AP I dan Kementerian Perhubungan. Saat ini masih mengurus izin rute dan slot ke daerah tujuan," kata Widi.

Lion Air Group DIY dan Jawa Tengah dalam waktu dekat belum bisa merealisasikan rute-rute sudah diajukan ke AP I.

"Terus terang, kami melakukan analisa pasar, sektor penerbangan internasional dari Solo-Madinah dengan pesawat Airbus. Tidak menutup kemungkinan, kalau pasar di Bandara Internasional Yogyakarta sangat tinggi, tidak mungkin akan dibuka juga," katanya.

Widi mengatakan Lion Group juga memiliki jaringan penerbangan internasional dari Malaysia, Malindo. Kalau pangsa pasar dari Malaysia sangat tinggi ke Yogyakarta, tidak menutup kemungkinan dibuka ke Bandara Internasional Yogyakarta.

"Tapi semua membutuhkan waktu dan koordinasi lebih lanjut," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar