Van Dijk: Liverpool tak bakal menyerah

id Virgil van Dijk,Liverpool,Barcelona,Liga Champions

Reaksi bek Liverpool Virgil van Dijk saat timnya kemasukan gol saat menghadapi Barcelona.(REUTERS/ALBERT GEA)

Jakarta (ANTARA) - Virgil van Dijk menegaskan Liverpool harus yakin bahwa mereka dapat menyelesaikan "pekerjaan besar" dan tidak akan menyerah di leg kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona.

Kekalahan 0-3 Liverpool di Camp Nou terjadi karena sebuah gol dari Luis Suarez dan dua gol Lionel Messi. Hasil itu dianggap tidak mencerminkan hasil leg pertama, dimana The Reds memiliki beberapa peluang yang menjanjikan.

Namun, mereka akan membutuhkan sebuah perubahan besar dalam pertandingan kandang di Anfield pada pekan depan bila mereka ingin menyingkirkan Barcelona dan melaju ke final di Madrid.

“Kami kecewa dengan hasil pertandingan leg pertama karena saya tidak berpikir itu tidak mencerminkan jalannya pertandingan,” kata pemain asal Belanda itu kepada Liverpoolfc.com usai laga tersebut pada Kamis (02/5).

“Saya rasa kami bermain bagus, kami menciptakan peluang besar, seharusnya mencetak setidaknya satu gol dan jelas mereka kemungkinan bisa mencetak total empat gol.“

"Pertandingan berakhir 3-0 dan sekarang ada pekerjaan besar untuk dilakukan di Anfield, tetapi kami telah menunjukkan sepanjang musim bahwa kami tidak pernah menyerah, sehingga kami harus terus percaya. Kami membutuhkan semua orang dan kami akan lihat kelanjutannya nanti."

Saat ditanya apakah Liverpool dapat memberikan ancaman lebih besar di Anfield melawan Barcelona asuhan Ernesto Valverde, Van Dijk merespons: “Kami yakin dan kami terus percaya."

“Kami tahu betapa sulitnya dengan kualitas yang mereka miliki di setiap lini, tetapi kami menunjukkan terkadang kami dapat menciptakan peluang bagus melawan mereka dan menyulitkan mereka."

"Mereka masih memiliki Messi yang muncul kapan pun ia suka, tetapi kami akan berusaha melakukan segalanya untuk lolos ke final," katanya. (sumber Liverpoolfc)
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar