Lulusan UIN Sunan Kalijaga dibekali bahasa asing dan TIK

id uin sunan kalijaga

Upacara wisuda lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (Foto Istimewa)

Yogyakarta (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta membekali lulusannya dengan "soft skill" berupa kemampuan bahasa Arab dan Inggris, serta keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

"Kemampuan bahasa asing dan keterampilan TIK itu dibutuhkan untuk memasuki era revolusi industri 4.0," kata Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Yudian Wahyudi saat mewisuda 876 lulusan program sarjana, magister, dan doktor periode III tahun akademik 2018/2019 di Gedung Prof Amin Abdullah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis.

Dengan fasilitas yang telah memadai untuk pembinaan mahasiswa, menurut dia, UIN Sunan Kalijaga sudah menuju World Class University. Sejak 2016, UIN Sunan Kalijaga resmi menjadi anggota ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) lembaga akreditasi perguruan tinggi internasional yang berbasis di Asia.

Ia mengatakan sudah ada enam program studi menjalani AUN-QA assessment dengan hasil memuaskan, yakni Program Studi S1 Pendidikan Kimia, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah, Akidah dan Filsafat Islam,  Ilmu Al Quran dan Tafsir, dan S2 Interdiciplinary Islamic Studies.

"Secara bertahap seluruh program studi di UIN Sunan Kalijaga akan diaudit mutu oleh AUN-QA," kata Yudian.

Selain itu, kata dia, UIN Sunan Kalijaga juga menjadi anggota Asian Islamic University Associatioan  (AIUA) atau organisasi universitas Islam se-Asia, sekaligus dipercaya menjadi pengelola jurnal dan penjaminan mutu tingkat internasional di lingkup perguruan tinggi Islam se-Asia.

"Dengan demikian, UIN Sunan Kalijaga mempunyai peran penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia, bahkan Asia," kata Yudian yang juga Presiden AIUA.

Sebanyak 876 lulusan UIN Sunan Kalijaga yang diwisuda terdiri atas 709 lulusan program sarjana, 150 lulusan program magister, dan 17 lulusan program doktor.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar