Legislator mengajak masyarakat tolak "people power"

id People power,Pemilu

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto. (Istimewa)

Yogyakarta (ANTARA) - Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengajak masyarakat menolak seruan "people power" menjelang penetapan hasil pemilu oleh KPU karena berpotensi memecah persatuan bangsa dan merugikan masyarakat.

"Kita mengajak masyarakat tidak perlu ikut dan menolak 'people power'. Ayo berikan kepercayaan kepada lembaga penyelenggara pemilu bekerja menyelesaikan tugasnya, setelah rakyat berikan suara dengan mencoblos sesuai pilihan mereka," kata Eko Suwanto di Yogyakarta, Senin.

Ia mengatakan jika ada yang merasa dirugikan diharapkan dapat memanfaatkan jalur secara konstitusional mulai lapor ke Bawaslu maupun menggugat ke MK. "Gunakan jalur konstitusional, jalur hukum," kata Eko Suwanto, Alumni MEP UGM.

Eko menegaskan sekarang merupakan saatnya energi bangsa kembali dicurahkan untuk bersatu membangun negeri sehingga kepada semua pihak diajak untuk tidak membuat aksi-aksi yang memecah belah bangsa.

Eko Suwanto percaya rakyat juga sudah dewasa dalam berpolitik dan cerdas dalam menentukan sikap termasuk dalam memilah dan memilih informasi.

"Rakyat Indonesia saya yakin bijak dan cerdas. Masyarakat mendukung Polri dan TNI tegas proses hukum terhadap siapapun yang melalukan terorisme, 'hate speech', fitnah, dan hoaks serta siapapun pihak yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan RI," kata dia.
Baca juga: Warga Gunung Kidul diajak tak terpancing isu "people power"
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar