Rodri jadi rebutan Bayern Muenchen dan Manchester City

id rodri,atletico madrid,bayern muenchen,manchester city

Gelandang serang Atletico Madrid, Rodri (depan), menggendong rekannya Antoine Griezmann saat merayakan gol ke gawang Alaves dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Sabtu (8/12/2018). (twitter.com/atleti) (twitter.com/atleti/)

Jakarta (ANTARA) - Bayern Muenchen siap bersaing dengan Manchester City mendapatkan gelandang Atletico Madrid Rodri, sebagaimana dikutip dari pemberitaan yang terbit di Spanyol.

Diario AS pada pekan lalu mengklaim bahwa Rodri justru ingin bermain di Manchester ketimbang di Madrid pada musim mendatang.

Laporan itu juga menulis, baik Bayern Muenchen maupun Manchester City berkeinginan memboyong gelandang itu.

Rodri yang kini berusia 22 tahun bergabung dengan Atletico Madrid dari Villareal, dengan nilai kontrak sebanyak 20 juta euro.

Bulan lalu, Onda Cero melaporkan Paris Saint-Germain, Bayern Muenchen, Manchester United dan Manchester City berebut mendapatkan Rodri. Boleh dibilang ia laris manis karena diminati oleh sejumlah klub besar dunia.

Rodri yang berasal dari Madrid turun bermain di lima laga berskala internasional berama timnas Spanyol.

Kabar yang santer menyebutkan, Rodri besar kemungkinan merapat ke Manchester City, mengikuti jejak Saul Niguez dan Thomas Partey.

Rodri digadang-gadang merupakan penerus gelandang Barcelona Sergio Busquets di timnas Spanyol.

Bos Manchester City Pep Guardiola kepincut dengan Rodri, dan berminat memboyongnya ke Inggris.

Bayern Muenchen baru saja mendapatkan Lucas Hernandes dari Atletico Madrid dengan jumlah mahar sebanyak 80 juta euro pada musim panas ini.

Langkah itu ditempuh Bayern Muenchen berkaitan dengan rencana klub Liga Jerman itu untuk memperkuat dan membarui komposisi pemain di musim depan.

Rodri terikat kontrak bersama dengan Atletico Madrid sampai 2023. Klub terkesan tidak kuasa menahan pemain itu, karena "tergiur" dengan jumlah mahar yang ditawarkan sebanyak 70 euro.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar