Wali Kota Haryadi akan "endorse" produk UKM Yogyakarta

id UKM,pasar murah,kualitas produk ukm

Wali Kota Haryadi akan "endorse" produk UKM Yogyakarta

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di salah satu stan produk UKM saat pasar murah di kompleks Balai Kota Yogyakarta (Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengaku akan selalu mendukung promosi produk dari pelaku usaha kecil mikro di kota tersebut dengan menjadi “endorse” layaknya artis atau selebgram.

“Saya tentunya sangat bersedia untuk ‘meng-endorse’ produk UKM. Tetapi, ada syarat yang harus dipenuhi,” kata Haryadi usai membuka pasar murah di kompleks Balai Kota Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, syarat jasa “endorse” produk UKM tidak rumit, yaitu produk yang dihasilkan oleh pelaku UKM adalah produk yang berkualitas, seperti memiliki rasa yang enak, bersih dan higienis untuk produk kuliner atau terbuat dari bahan berkualitas untuk produk fashion dan produk lain.

“Harapannya, kebanggaan masyarakat untuk membeli dan menggunakan produk UKM dari Kota Yogyakarta akan meningkat. Semua produk UKM dari 14 kecamatan di Kota Yogyakarta siap saya dukung,” katanya.

Selain mempromosikan produk melalui berbagai media termasuk media sosial, kampanye produk UKM Kota Yogyakarta juga bisa dilakukan dengan cara menggelar pameran. “Namum, yang lebih penting bukan dipamerkan saja tetapi harus dibeli. Kampanye yang paling efektif adalah produk dibeli. Jangan hanya dilihat atau dipegang-pegang saja,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Haryadi juga ikut memborong sejumlah produk yang dijual seperti keripik, makanan tradisional, sarung hingga selimut. “Sarung ini memiliki kualitas yang baik. Desainnya pun unik, karena ada kantong di kanan dan kiri,” kata Haryadi sembari memamerkan sarung putih yang langsung dikenakannya.

Ia pun berharap, seluruh pelaku UKM di Kota Yogyakarta tetap berani berkarya dengan melakukan beragam inovasi namun tetap harus disesuaikan dengan selera pasar. “Tujuan akhir dari produksi adalah agar barang yang dihasilkan laku dijual. Kalau barang tersebut tidak sesuai tren pasar, maka pasti tidak laku dijual,” katanya.

Ia kemudian meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta untuk tidak hanya memantau kualitas produksi produk UKM saja tetapi juga memantau pemasaran produk hingga nilai penjualannya.

Kegiatan pasar murah yang akan digelar hingga Rabu (29/5), ditampilkan beragam produk unggulan dari pelaku UMK di 14 kecamatan di Kota Yogyakarta. Produk yang ditampilkan tidak hanya produk kuliner seperti jamu, keripik, pepes, dan sambal, tetapi juga produk fashion seperti kain batik, dan aksesoris.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono mengatakan, pasar murah tersebut ditujukan agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan Lebaran dengan harga yang lebih murah selain memperkenalkan produk unggulan UKM di Kota Yogyakarta.

“Kami pun membagikan 400 paket sembako yang bisa dibeli dengan harga murah. Pembeli cukup menyiapkan uang Rp30.000 untuk membeli paket sembako seharga Rp60.000,” katanya.
Baca juga: Menteri BUMN memborong produk UKM di gerai bandara Yogyakarta (VIDEO)

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar