Pelantikan pejabat pratama Yogyakarta menyisakan satu jabatan kosong

id Pelantikan, pejabat, pemkot yogyakarta

Pelantikan pejabat pratama Yogyakarta menyisakan satu jabatan kosong

Pelantikan sejumlah pejabat tinggi pratama di Pemkot Yogyakarta (Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Pelantikan jabatan tinggi pratama yang dilakukan melalui proses lelang jabatan untuk 14 posisi setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta menyisakan satu jabatan kosong yaitu Sekretaris DPRD Kota Yogyakarta.

“Masih ada satu jabatan yang pejabatnya belum bisa kami lantik karena masih menunggu koordinasi dengan pimpinan dewan. Kandidat yang juga diperoleh dari proses lelang sudah ada. Tinggal menunggu koordinasi saja,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di sela pelantikan pejabat tinggi pratama di Yogyakarta, Rabu.

Sedangkan untuk 13 jabatan tinggi pratama seluruhnya sudah bisa terisi berdasarkan hasil lelang jabatan yang dilakukan melalui panitia seleksi. Pejabat eselon dua yang dilantik meliputi Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan.

Selain itu, juga dilantik pejabat tinggi pratama untuk posisi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Kebakaran.

Sebagian besar pejabat yang sebelumnya menduduki jabatan selaku pelaksana tugas kepala dinas, dilantik secara definitif untuk menduduki jabatan tinggi pratama yang sama.

“Yang pasti, tidak ada intervensi selama pelaksanaan seleksi atau lelang jabatan di panitia seleksi. Jika banyak pelaksana tugas (plt) yang lulus dan kemudian dilantik pada posisi jabatan yang sama, maka saya kira hal itu wajar. Mereka sudah seharusnya lulus seleksi,” katanya.

Haryadi mengatakan bersyukur karena bisa melantik pejabat tinggi pratama setelah posisi jabatan tersebut sebagian besar kosong selama sekitar dua tahun. “Saya kira, pelantikan ini sudah ditunggu-tunggu,” katanya.

Ia pun meminta agar seluruh pejabat yang dilantik bisa bekerja dengan semangat untuk kemajuan Pemerintah Kota Yogyakarta. “Tidak ada unsur ‘like’ atau ‘dislike’ dalam pelantikan pejabat ini. Semuanya dilakukan berdasarkan berbagai pertimbangan yang matang untuk kemajuan pemerintah dan kemajuan aparatur sipil negara,” katanya.

Di masa yang akan datang, Haryadi berpesan agar kualitas seluruh aparatur sipil negara terus ditingkatkan sebagai upaya mendorong kemajuan Pemerintah Kota Yogyakarta.

“Saya berpesan ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) agar kegiatan pendidikan dan pelatihan untuk aparatur sipil negara ditingkatkan sehingga kualitas SDM meningkat. Ini sejalan dengan tema pembangunan 2019 yaitu meningkatkan kualitas SDM untuk pemerataan pembangunan,” katanya.

Selain 13 pejabat tinggi pratama, dalam kegiatan pelantikan tersebut juga ikut dilantik 28 tenaga administrator dan 22 pengawas.
Baca juga: 42 pelamar lolos seleksi pejabat tinggi pratama di Pemkot Yogyakarta
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar