Bupati Sleman pantau harga pangan di Pasar Jangkang

id Pantauan harga,kebutuhan pokok lebaran

Bupati Sleman pantau harga pangan di Pasar Jangkang

Bupati Sleman memantau persediaan bahan pangan menjelang Lebaran 2109 di Pasar Jangkang, Ngemplak. (Foto Antara/ Humas Sleman)

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta memantau harga pangan dan bahan berbahaya yang mungkin terkandung dalam produk pangan di Pasar Jangkang, Widodomartani, Ngemplak, Sleman, Rabu.

"Secara umum harga bahan pangan di Pasar Jangkang masih stabil, seperti daging, ayam, telur, beras. Selain itu, ketersediaan produk komoditas di tingkat distributor aman hingga menjelang Lebaran," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan hal tersebut dapat mempengaruhi tingginya harga bahan pokok di pasaran.

Selain itu dari hasil pantauan tersebut masih ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya, seperti formalin, borak, dan rhodamin B. misalnya  pada kerupuk, mie, dan teri nasi.

Makanan yang menjadi temuan langsung diamankan dan penjual diberikan pembinaan dan pemahaman tentang makanan sehat.

Ia berharap BPPOM Yogyakarta segera menindaklanjuti temuan tersebut, termasuk menghentikan mata rantai peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya tersebut.

"Hal tersebut untuk memberikan jaminan kepada masyarakat agar makanan itu aman dikonsumsi," katanya.

Kepala BBPOM Yogyakarta Rustyawati mengatakan bahwa dari 26 sample hampir 20 persen mengandung bahan berbahaya.

"Teri nasi selalu positif formalin, cumi kering, kerupuk karak, dan mie mengandung boraks," katanya.

Ia mengakui penemuan banyaknya makanan yang mengandung bahan berbahaya di pasar salah satu faktornya adalah kurangnya informasi dan edukasi tentang produk yang dijual oleh pedagang.

"Karena itu kami berikan edukasi dan peringatan kepada pedagang yang didapati menjual makanan mengandung bahan berbahaya," katanya.
Baca juga: Harga kebutuhan pokok di Bantul naik menjelang Lebaran
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar