DSC|X 2019 menggelar "roadshow" di Yogyakarta

id diplomat, wirausaha

DSCX 2019 Roadshow Yogyakarta (foto istimewa)

Yogyakarta (ANTARA) - Perhelatan akbar kompetisi kewirausahaan Diplomat Success Challenge ke-10 tahun 2019 (DSC|X) yang digagas oleh Wismilak Foundation menggelar "roadshow" di Yogyatorium Dagadu Djokdja, Kota Yogyakarta, Selasa.

"Ajang itu sejauh ini meraih antusiasme tinggi kepesertaan dari para wirausahawan muda nasional sejak dibuka pendaftarannya secara daring pada 15 Mei 2019," kata penggagas DSC|X sekaligus Marketing Community & Event Manager Wismilak, Edric Chandra.

Roadshow Yogyakarta menghadirkan narasumber mumpuni di bidang kewirausahaan seperti mentor nasional, Venture Capitalists & Angel Investor Michael Tampi serta "local hero" dan penggagas Agradaya, Asri Saraswati, dan Iqie Ramadhan dari Coworking Indonesia.

"Kami senang dengan antusiasme peserta ajang DSC|X tahun ini yang cukup tinggi. Kami berupaya menjawab semangat positif wirausahawan muda ini dengan menggelar sejumlah roadshow, seperti yang dihelat di Dagadu Djokdja hari ini," kata Edric.

Di dalam roadshow, para peserta akan mendapatkan pengetahuan mengenai wawasan kewirausahaan dan informasi terkait dengan mekanisme submisi proposal DSC|X.

Menurut Edric, program DSC|X tahun 2019 bekerja sama dengan Coworking Indonesia, yang merupakan penggerak komunitas dengan tujuan utama membangun pertumbuhan kewirausahaan dan ekonomi Indonesia melalui coworking.

Saat ini Coworking Indonesia telah menjangkau 45 kota di Indonesia. Tahun ini bersama Coworking Indonesia, program DSC|X mengadakan roadshow di berbagai kampus dan coworking space di sembilan kota di Indonesia.

Ia menjelaskan perhelatan DSC|X tahun 2019 hadir dengan format baru yang telah disempurnakan dari tahun ke tahun. Format baru tersebut memberikan jangkauan lebih luas kepada calon wirausahawan muda di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi.

Tidak hanya mendapatkan hibah sebesar Rp2 miliar, DSC|X juga memberikan pendampingan oleh mentor-mentor yang mempunyai pengalaman wirausaha dan sukses di bidangnya masing-masing selama masa inkubasi.

"Kami berharap roadshow ini menjadi sebuah ajang yang tidak hanya menginspirasi namun juga mitra strategis bagi kaum muda yang terjun ke dunia usaha untuk dapat meraih kesuksesan," kata Edric.

Sementara itu, Mentor Nasional DSC|X 2019 dan Venture Capitalist & Angel Investor, Michael Tampi mengatakan bahwa ajang DSC|X 2019 adalah peluang terbaik bagi usahawan muda untuk mewujudkan mimpi besarnya.

Di kompetisi DSC|X wirausahawan muda berkesempatan untuk tidak hanya meraup modal besar dalam membantu membiayai bisnisnya sampai tahap awal, namun juga mendapatkan pendampingan dan arahan bisnis dari mentor.

Khusus untuk perhelatan ke-10 ini, Michael Tampi melihat peluang yang sama di setiap kota.

"Yogyakarta yang saya kenal adalah kota yang memiliki potensi lahirnya bisnis digital, terbukti dengan cukup banyak perusahaan startup di kota ini. Saya harap dari kota ini lahir seorang pemenang di sektor digital," katanya.

Roadshow DSC|X 2019 di Yogyakarta menghadirkan seorang local hero dibidang bisnis agrikultur, Asri Saraswati.

Asri adalah penggagas Agradaya, sebuah usaha berbasis komunitas yang memberdayakan dan mengupayakan pertanian serta bertujuan mengembangkan sumber daya desa di sektor pangan dan pertanian.

Asri bersama Agradaya bermitra dengan petani rempah-rempah di Kulon Progo dan mengekspor produk agrikulturnya ke Belgia.

Ia mengatakan bahwa dengan mengikuti kompetisi DSC ini, wirausahawan akan diuji ide bisnisnya; identifikasi permasalahan, validasi pasar, manajemen organisasi/perusahaan hingga prinsip keberlanjutan bisnis.

"Terlebih lagi, melalui DSC ini akan menambah jejaring. Bertemu dengan para mentor dan jaringan pebisnis lain," katanya.

Asri memandang kompetisi DSC di gelaran kesepuluh ini semakin mengokohkan diri sebagai barometer kompetisi wirausaha di Indonesia. Tentunya persaingan akan semakin ketat.

"Hal ini akan menjadikan proses pemilihan finalis berjalan dengan sangat selektif. Peserta yang terpilih menjadi finalis nantinya, adalah yang terbaik dari yang terbaik," katanya.

Roadshow kompetisi DSC|X dilakukan mulai 21 Mei hingga 23 Juli 2019 di sembilan kota di Indonesia, yakni Surabaya, Malang, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Medan, Makassar, Bali, dan Jakarta.

Sejumlah coworking Space dari masing-masing kota seperti Satu Atap, Ngalup.co, Dagadu Djokdja, CO&CO, Impala Space, CoHive at Clapham, dan Kembali Innovation Hub.

DSC|X menghadirkan narasumber seperti mentor nasional dan local heroes untuk berbagi pengetahuan tentang kewirausahaan pada roadshow tersebut.

Sementara, akan ada tiga perguruan tinggi di tiap kota yang turut berpartisipasi pada rangkaian kegiatan tersebut, antara lain Institut Teknologi 10 Nopember, Universitas Mahardika, Universitas Ciputra.

Kemudian Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Setelah Yogyakarta, roadshow DSC|X akan hadir di kota Semarang (20/6), Bandung (25/6), Medan (4/7), Makassar (9/7), Bali, (16/7), dan kota terakhir sebagai penutup roadshow adalah Jakarta (23/7).

Baca juga: DESA INOVATIF - Sektor wirausaha mendongkrak kemandirian warga Desa Imogiri
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar