Hotel Grand Inna Malioboro dukung Malioboro semipedestrian

id Grand inna,Malioboro,Semipedestrian

Suasana Jalan Malioboro saat uji coba kawasan itu bebas kendaraan bermotor atau semipedestrian pada Selasa (18/6). (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)

Yogyakarta (ANTARA) - Manajemen Hotel Grand Inna Malioboro mendukung program uji coba Malioboro semipedestrian setiap Selasa Wage yang dicanangkan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Pemkot Yogyakarta.

"Kami sangat mendukung program yang dicanangkan Pemda DIY tersebut," kata Public Relations Manager Grand Inna Malioboro Retno Kusuma di Yogyakarta, Kamis.

Retno meyakini selama penerapan Jalan Malioboro semipedestrian dengan membebaskan kawasan itu dari kendaraan bermotor tidak akan berpengaruh terhadap okupansi atau tingkat hunian di hotel itu. "Tidak ada dampaknya terhadap okupansi," kata dia.

Manajemen Hotel Grand Inna Malioboro, kata dia, justru akan mendukung pelaksanaan program itu dengan menampilkan grup musik keroncong di pintu masuk utama hotel itu yang berada di Jalan Malioboro mulai pukul 18.00 WIB sampai 21:00 WIB.

"Sebagai wujud partisipasi kami terhadap program Pemda DIY dalam rangka semipedestrian setiap Selasa Wage kami akan memberikan pertunjukan budaya yang sudah sangat langka," kata dia.

Selama pelaksanaan Malioboro semipedestrian yang dimulai pukul 06:00 WIB hingga 21:00 WIB, menurut Retno, para pengunjung ke hotel itu telah disediakan pintu alternatif.

"Pintu masuk ke hotel bisa melalui Jalan Mataram sebelah sisi timur hotel dan pintu keluar melalui sisi utara hotel ke Jalan Abubakar Ali," kata dia.

Uji coba Malioboro semipedestrian yang akan membebaskan kawasan itu dari kendaraan bermotor, kecuali becak, andong, dan Transjogja akan dilakukan setiap Selasa wage atau 35 hari sekali setiap bulan. Program uji coba itu telah dimulai pada 18 Juni 2019.

Baca juga: Okupansi Hotel Grand Inna Malioboro capai 98 persen selama Lebaran
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar