Polda DIY: penembakan Pos Polisi Siluwok menggunakan airsoft gun

id Penembakan Pos Polisi

Polisi menunjukkan bekas tempat di Pos Polisi Siluwok, Kulon Progo. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menduga penembakah Pos Polisi Lalu Lintas Siluwok di Jalan Nasional Yogyakarta-Purworejo Kilometer 35, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, menggunakan air gun.

Direktur Reserse Umum Polda DIY Kombes Hadi Utomo di Kulon Progo, Kamis, mengatakan berdasarkan analisa, penembakan ini diduga menggunakan air gun karena proyektil yang ditemukan jenis gotri.

"Tembakannya tidak terlalu keras, terbukti dari kaca, dan proyektil ditemukan di luar pos polisi. Tembakan tidak keras, sehingga hanya kaca pecah," kata Hadi.

Namun demikian, ia mengatakan peristiwa ini mengganggu ketenangan, menyebarkan teror, bahwa telah dilakukan penembakan kepada pos polisi.

"Kami akan intensifkan pencarian pelakunya. Sudah ada beberapa saksi yang kami mintai keterangan terkait dengan peristiwa tersebut,  kemudian kami identifikasi kendaraan yang digunakan, dan ciri-ciri orang yang diduga melakukan perbuatan tersebut," katanya.

Hadi Utomo menceritakan kronologisnya, pelaku dari arah Purworejo menuju Yogyakarta. Namun beberapa meter kemudian dia kembali dalam melakukan aksinya. Setelah itu, pelaku kabur.

"Untuk mengungkap kasus tersebut, ada saksi-saksi dan alat-alat yang bisa dipakai, salah satunya CCTV yang terpasang di beberapa tempat," katanya.
      Baca juga: Polres Kulon Progo menyelidiki penembakan Pos Polisi Siluwok (VIDEO)
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar