Polres Gunung Kidul meringkus komplotan pencuri toko berjejaring

id Polres Gunung Kidul,Komplotan pencuri

Polres Gunung Kidul meringkus komplotan pencuri toko berjejaring

Polres Gunung Kidul amankan komplotan pencurian lintas provinsi. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Gunung Kidul (ANTARA) - Kepolisian Resor Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meringkus komplotan pelaku pencurian di toko berjejaring di Kecamatan Semanu pada 29 April 2019.

Kasat Reskrim Polres Gunung Kidul AKP Riko Sanjaya di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan komplotan berjumlah empat orang itu merupakan pelaku pencurian lintas provinsi dan sudah beraksi di 20 tempat kejadian perkara (TKP).

"Pelaku ditangkap saat hendak melakukan pencurian di wilayah Lembang, Jawa Barat, pada 19 Juni 2019 kemarin," kata Riko.

Empat pelaku yang diamankan petugas yakni PS warga Budi Mulia Pademangan Barat, Jakarta Utara, NK warga Kampung Priuk, Tangerang, Banten, AS warga Kampung Cilonggok Sukamanatri, Pakas Kemis, Tangerang, dan HS warga Kampung Bulu Setiamekar, Tambun Selatan, Bekasi.

"Keempat pelaku tersebut diketahui telah beraksi di 20 TKP di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY," katanya.

Ia mengatakan pengungkapan kasus bermula ketika pihaknya melakukan penyelidikan terhadap kasus pembobolan Alfamart di Semanu pada April 2019 lalu. Dari hasil olah TKP serta keterangan saksi tersebut pihaknya kemudian mendapat informasi keberadaan para pelaku di wilayah Jawa Barat.

Sesampainya di wilayah Jawa Barat, pihaknya kemudian melakukan pengintaian di rumah para pelaku. Namun karena ada kemungkinan pelaku kabur jika dilakukan penyergapan secara terpisah, pihaknya memilih untuk bersabar dan menunggu komplotan itu berkumpul.

"Kita sudah mengetahui identitas mereka kemudian kita meluncur ke Jawa Barat pada 19 Juni 2019. Mereka kami tangkap dalam satu tempat," katanya.

Pada 21 Juni 2019, komplotan tersebut berniat kembali beraksi di Alfamart di wilayah Lembang, Jawa Barat.

"Saat itu sudah dua gembok dipotong oleh kawanan pencuri tersebut. Kita lakukan penyergapan terhadap empat orang itu," kata dia.

Terkait modus para pelaku, ia menjelaskan bahwa komplotan tersebut mengincar toko berjejaring yang tidak buka 24 jam. Kemudian pada situasi sepi, mereka melancarkan aksinya.

"Mereka pertama membuka gembok, kemudian mencongkel pintu dan melumpuhkan CCTV. Barang-barang yang mereka curi mereka kumpulkan ke dalam karung sebelum diangkut," katanya.

Sementara itu, Kapolres Gunung Kidul AKBP Ahmad Fuady mengapresiasi anggotanya yang telah bekerja keras mengungkap kasus pencurian oleh komplotan pencuri lintas provinsi.

"Ini merupakan prestasi bagi kita karena berhasil mengungkap kasus lintas provinsi," kata dia.
     Baca juga: Polda DIY: penembakan Pos Polisi Siluwok menggunakan airsoft gun
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar