Perpustakaan Desa Balecatur Sleman masuk enam besar se-Indonesia

id Perpustakaan Desa Balecatur,Sleman,Bupati Sleman

Bupati Sleman Sri Purnomo saat mendampingi Dewan Juri Lomba Perpustakaan Desa Nasional mengunjungi Perpustakaan Desa Balecatur. (Foto Istimewa)

Sleman (ANTARA) - Perpustakaan Desa Balecatur, Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta masuk dalam kategori enam besar dari seluruh perpustakaan desa di Indonesia atau masuk Klaster A.

"Saya sampaikan apresiasi kepada Perpustakaan Desa Balecatur karena sudah juara paling tidak masuk enam besar dari sekian banyak perpustakaan desa di seluruh indonesia dan masuk klaster A," kata Staf Khusus Pimpinan Perpustakaan Nasional Supriyanto selaku Dewan Juri Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan tingkat Nasional 2019 di Balai Desa Balecatur, Senin.

Menurut dia, predikat kategori klaster A tersebut diberikan kepada enam Perpustakaan Desa/Kelurahan di Indonesia yang salah satunya adalah Perpustakaan Balecatur Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman.

"Dari enam perpustakaan terpilih inilah yang hanya dikunjungi Dewan Juri untuk dilakukan review dan penilaian," katanya.

Ia mengatakan, dalam kunjungan Dewan Juri ini, terdapat dua komponen yang menjadi perhatian dalam penilaian yaitu pertama, komponen kelompok dasar pengembangan yaitu antara lain memiliki gedung, memiliki koleksi buku, memiliki tenaga dalam hal ini sumber daya manusia (SDM), terdapat pelayanan, terdapat pengunjung, dan memiliki anggaran.

"Dan yang tidak kalah penting yaitu komponen kedua punya Kelompok Inovasi dan Penguatan. Nah di dalam kelompok inovasi penguatan ini antara lain yang pertama inovasi tetapi berdampak,' katanya.

Supriyanto mengatakan, inovasi penguatan ini diartikan sebagai inovasi terkait literasi yang dapat berdampak seperti membaca yang memiliki dampak bagi pembaca tidak hanya menjadi tahu saja, akan tetapi juga memiliki banyak wawasan dan dapat berdampak langsung saat diimplementasikan.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa keberadaan perpustakaan di Kabupaten Sleman selain ditunjukkan untuk memberikan pelayanan kepada para pelajar dan mahasiswa, juga memberikan pelayanan bagi masyarakat umum dan anak-anak.

"Pelayanan bagi anak-anak tersebut sangat penting dalam membangkitkan minat baca untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat," katanya.

Sedangkan jumlah pengunjung perpustakaan dan peminjaman koleksi perpustakaan di Kabupaten Sleman dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Perkembangan positif tersebut tampak dalam jumlah pengunjung perpustakaan pada 2018 meningkat sebesar 0,37 persen yaitu dari 626.674 orang pada 2017, menjadi 628.964 pada 2018.

Bupati Sleman juga mempersilakan secara langsung kepada Dewan Juri untuk berdialog dan melihat secara langsung perpustakaan Desa guna memberikan gambaran yang obyektif dalam penilaian Dewan Juri.

Baca juga: Perpustakaan Yogyakarta tambah tiga pojok baca
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar