AS dan Inggris bertemu bahas penyitaan kapal tanker

id Tanker Iran,Tanker Inggris,Teluk,Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump naik ke Air Force One saat ia berangkat dari Washington menuju ke Greenville, North Carolina di Joint Base Andrews, Maryland, Rabu (17/7/2019). (REUTERS/KEVIN LAMARQUE)

Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat mengatakan akan berbicara dengan Inggris setelah Pengawal Revolusi Iran (IRGC) mengaku telah menyita tanker minyak yang berbendera Inggris di Teluk.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di luar Gedung Putih. IRGC mengatakan otoritas maritim Iran meminta penyitaan tanker tersebut karena "tidak mengikuti regulasi maritim internasional."

Insiden itu berisiko memuncaknya ketegangan antara Teheran dan negara Barat, yang semakin bergejolak sejak Amerika Serikat mundur dari kesepakatan nuklir Iran dan memberlakukan sanksi.

Trump mengatakan telah berbicara kepada Senator Republik Rand Paul agar dapat terlibat dalam pembicaraan dengan Iran.

Rand Paul mengajukan usul untuk berbicara kepada Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, menurut media AS, namun Trump pada Kamis mengatakan ia belum menunjuknya untuk posisi tersebut.
umber: Reuters

Baca juga: Tanker minyak berbendera Inggris disita pasukan Iran
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar