DPK Sleman menggelar lomba pengelolaan kearsipan

id Wabup Sleman,DPK sleman,Lomba Kearsipan,Sleman

DPK Sleman menggelar lomba pengelolaan kearsipan

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba pengelolaan kearsipan. (Foto Istimewa)

Sleman (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan berbagai lomba terkait dengan kearsipan dalam rangka memperingati Hari Arsip Nasional ke-48 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis.

Berbagai lomba yang diselenggarakan dalam kegiatan peringatan Hari Arsip Nasinoal itu, yaitu lomba tertib arsip perangkat daerah, lomba tertib arsip pemerintah desa, lomba pengelola arsip teladan, lomba deskripsi arsip, dan lomba foro Instagram.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Ayu laksmi Dewi Tri Astika Putri mengatakan penyelenggaraan lomba dalam peringatan Hari Arsip Nasional di daerah itu untuk memasyarakatkan nilai-nilai bidang kearsipan.

"Selain untuk memperingati, ini juga untuk memupuk rasa kecintaan terhadap tanah air, bangsa dan negara serta meningkatkan peran aktif dalam upaya mewujudkan penyelenggaraan arsip," katanya.

Dalam peringatan kali ini, Pemerintah Kabupaten Sleman tidak hanya menyasar perangkat daerah dan pemerintah desa, tetapi juga masyarakat umum dan anak-anak sekolah.

"Lomba deskripsi arsip ini juga diikuti oleh 160 siswa SMP dan MTs," katanya.

Menurut dia, kesadaran pengelolaan arsip harus ditumbuhkan sejak dini dengan menyasar siswa SMP maupun MTs.

"Kami mencoba melakukan ini secara kontinyu untuk mendekati teman-teman para siswa SMP atau MTs. Ke depan mudah-mudahan dapat mewujudkan sosialisasi peningkatan pemahaman kearsipan secara sederhana di tingkat sekolah-sekolah," katanya.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang membuka secara langsung kegiatan tersebut, menyampaikan penyelenggaraan kegiatan peringatan Hari Arsip Nasional itu salah satu upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya arsip dalam kehidupan sehari-hari.

"Keberadaan arsip tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia," katanya.

Secara esensial, katanya, arsip adalah informasi yang terlahir dari setiap kegiatan yang dilakukan manusia, baik itu berupa dokumen, rekaman suara, gambar, maupun video.

"Namun satu hal mendasar yang membedakan arsip dari informasi lain adalah bahwa arsip mempunyai nilai kebuktian, yang sangat diperlukan bagi setiap kehidupan, mulai dari orang perorangan, aktivitas pemerintahan, bahkan sampai dengan kehidupan berbanga dan bernegara," katanya.

Sri Muslimatun menilai keterlibatan personal setiap warga terhadap upaya menjaga arsip dengan sebaik mungkin merupakan ujung tombak dalam menjaga informasi di dalam arsip.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sleman juga berkesempatan menyerahkan berbagai penghargaan dan hadiah bagi peserta berprestasi, baik tingkat SKPD Kabupaten Sleman maupun siswa SMP/MTs dan masyarakat umum yang ikut serta dalam berbagai lomba kearsipan.

Baca juga: Yogyakarta menyiapkan wisata arsip Widuri
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar