Bantul Ekspo 2019 menargetkan 200 ribu pengunjung

id Pasar gabusan,bantul expo,ajang pameran seni,bantul ekspo

Bantul Ekspo 2019 menargetkan 200 ribu pengunjung

Pasar Seni Gabusan Bantul sebagai lokasi penyelenggaraan Bantul Ekspo 2019 (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Ajang pameran pembangunan dan potensi daerah bertajuk Bantul Ekspo yang digelar di kawasan Pasar Seni Gabusan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 26 Juli sampai 5 Agustus 2019 ditargetkan dikunjungi sekitar 200 ribu orang.

"Kami optimistis pelaksanaan Bantul Ekspo (BE) 2019 mampu mendapatkan kunjungan sekitar 200 ribu pengunjung dengan transaksi sebesar Rp3 miliar," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Bantul Agus Riyadmadi di Bantul, Jumat.

Bantul Ekspo merupakan kegiatan rutin tahunan Pemkab Bantul dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten yang jatuh pada 20 Juli. Pada BE tahun ini, kata dia, disediakan 250 stan kuliner, otomotif, konveksi, kerajinan dan mebel serta 100 stan OPD (organisasi perangkat daerah).

Dia mengatakan, selain mampu menyedot transaksi secara langsung dalam arena pelaksanaan, diharapkan Bantul Ekspo juga bisa mendapatkan transaksi tidak langsung sebesar Rp12 miliar, karena masyarakat sudah mengenal dan memesan produk usai pelaksanaan.

"Adapun pengunjung yang datang ke Bantul Ekspo 2019 ini diharapkan tidak hanya berbelanja dan berwisata, namun ada nuansa edukatif dengan pengenalan produk dan potensi unggulan daerah," katanya.

Menurut dia, Bantul Ekspo 2019 akan dibuka secara langsung oleh Bupati Bantul Suharsono dan jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bantul yang kemudian dilanjutkan dengan meninjau stan-stan pada Jumat (26/7) siang, rencananya pada penutupan juga akan ditutup Bupati.

Sementara itu, Koordinator Mitra Kerja Bantul Ekspo 2019 Inung Nurzani mengatakan konsep BE dirancang berbeda dibanding sebelumnya, yang mana konsep penataan stan disebar secara merata di semua kawasan, sehingga seluruh pengunjung dapat melewati dan melihat seluruh stan.

"Penyebaran stan nantinya juga berdampak pada meningkatnya transaksi di tiap stannya. Jadi BE 2019 dengan konsep baru ini, kami optimistis dapat menyedot antusiasme pengunjung yang berdampak pada meningkatnya nilai transaksi selama event digelar," katanya.

Dia mengatakan, pelaksanaan BE dari tahun ke tahun ada pembenahan menuju lebih baik, yang mana pelaksanaan sebelumnya banyak pedagang yang tidak memberikan kontribusi lambat laun semakin berkurang, karena ada penataan yang lebih baik.

"Dengan lay out baru ini diharapkan suasana pelaksanaan BE 2019 lebih kondusif, bersih dan kenyamanan terjamin, sehingga meningkatkan animo kunjungan masyarakat. Apalagi BE juga menampilkan kesenian dan hiburan dari sekolah dan sanggar-sanggar seni di Bantul," katanya.

Baca juga: Nilai transaksi Pameran Potensi Daerah Sleman capai Rp2,8 miliar

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar