Bupati Bantul meresmikan Sekolah Pengelolaan Sampah SDIT Ar Raihan

id Produk sampah,Sekolah Pengelolaan Sampah,Sekolah Pengelolaan Sampah SDIT Ar Raihan

Bupati Bantul meresmikan Sekolah Pengelolaan Sampah SDIT Ar Raihan

Berbagai produk atau barang bermanfaat hasil daur ulang sampah dari Sekolah Pengelolaan Sampah Ar Raihan Bantul, DIY. (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Bupati Bantul Suharsono meresmikan Sekolah Pengelolaan Sampah Mandiri Ar Raihan di kompleks Gedung Serbaguna Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar Raihan Karangmojo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu.

"Kegiatan ini peresmian Sekolah Pengelolaan Sampah yang menjadi tonggak kita mulai membantu masyarakat untuk peduli sampah," kata Direktur Sekolah Pengelolaan Sampah Ar Raihan Bantul Purweni Sugiastuti disela peresmian di Bantul, Sabtu.

Menurut dia, dengan adanya Sekolah Pengelolaan Sampah ini nantinya, pihak sekolah akan membuka program beberapa pelatihan pengelolaan sampah kepada para siswa sebagai implementasi belajar yang terdapat dalam kurikulum sekolah.

"Ada tiga macam sampah yang kita sasar, dari sampah organik meliputi daun bekas makanan dan sebagainya yang bisa menjadi pupuk atau menjadi bahan-bahan yang bisa dipakai untuk sesuatu yang lebih manfaat," katanya.

Kemudian, kata dia, sampah plastik yang berupa tas kresek, botol plastik yang bisa dibentuk menjadi barang baru, misalnya tempat peralatan alat tulis, kemudian bros setelah ada teknik tertentu. Kemudian kertas yang memiliki banyak manfaat.

"Kalau untuk anak-anak akan kita masuk di kurikulum pembelajaran, masuk di ekstra kurikuler, karena untuk pendidikan karakter bagi anak-anak masih gampang, akan ada tiga tempat sampah untuk pemilahan," katanya.

Dia mengatakan, kalau untuk edukasi kepada masyarakat karena karakternya lebih susah sehingga perlu perjuangan, jadi sasaran program ini lebih ke orang dewasa, sebab kalau anak-anak melalui pembelajaran dan pembentukan karakter.

"Untuk edukasi ke masyarakat, kami gencar di promosi lewat orang tua wali, juga dari medsos (media sosial) termasuk media massa kami manfaatkan. Jadi dari kita gencar promosi keluar dan mereka (orang tua) ada yang jemput bola langsung ke sekolah," katanya.

Dia mengatakan, untuk sumber daya manusia (SDM) Sekolah Pengelolaan Sampah, pihaknya melibatkan orang tua wali siswa yang concern di persampahan dan perlimbahan dan memiliki jejaring sampah yang kuat dalam pengelolaan sampah.

"Dan sebelum diluncurkan ini saya sudah mulai kiprah dengan melatih intern kami, jadi guru-guru kami latih untuk bisa menjadi contoh atau membiasakan diri, kemudian dari katering kami latih manfaatkan sisa sampah itu," katanya.

Sementara itu, Bupati Bantul Suharsono dalam sambutan peresmian memberikan apresiasi dengan Sekolah Pengelolaan Sampah Ar Raihan dengan harapan bisa mewujudkan Bantul Bersih Sampah yang sudah dicanangkan Pemkab Bantul.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar