Tim sepak bola Putri Mataram Sleman wakili DIY di Piala Menpora

id Wakil Bupati Sleman,Putri Mataram Sleman,Sleman,Piala Menpora

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun melepas tim sepakbola Putri Mataram Sleman untuk mengikuti Piala Menpora 2019 di Bandung. (Foto istimewa)

Sleman (ANTARA) - Tim Sepa kbola Putri Mataram Sleman U-17 mewakili Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengikuti Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang akan berlangsung di Bandung Jawa Barat,  5 Agustus hingga 10 Agustus 2019.

Para pemain tim Putri Mataram dilepas langsung oleh Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun di Aula Setda Lantai III Sleman, Jumat.

Wakil Bupati Sleman dalam kesempatan tersebut kepada kontingen Putri Mataram Sleman berpesan untuk selalu menjunjung tinggi sportifitas dan memberikan permainan terbaik ketika bermain di Bandung.

"Tim ini adalah pemain-pemain terbaik di DIY dan telah membanggakan bumi sembada di ranah sepakbola putri," katanya.

Ia mengingatkan kepada para pemain yang tergabung dalam tim ini untuk lebih bekerja keras, cerdas, dan ikhlas.

"Tidak cukup hanya menendang, perlu strategi untuk memanfaatkan peluang," katanya.

Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sleman Wahyudi Kurniawan mengatakan Tim Putri Mataram U-17 Sleman berhasil mewakili DIY setelah melalui tahap seleksi di DIY, yakni mengalahkan empat Kabupaten di DIY.

"Ini tahun pertama Piala Menpora dan Tim Putri Sleman yang berhasil mewakili DIY," katanya.

Ia mengatakan kontingen yang berangkat untuk mengikuti piala Menpora sebanyak 18 pemain dan lima official.

"Termasuk Sleman membawa pemain termuda yang masih berumur 12 tahun," katanya.

Ia pun berharap ajang tersebut dapat menjadi wadah para pemain sebagai ajang promosi untuk masuk Timnas Putri.

"Tim Putri Sleman sering kali mewakili DIY ditingkat nasional. Selain itu, pemain dari Tim Putri Sleman juga rutin setiap tahunnya untuk dipanggil bergabung dengan Timnas Putri Indonesia. Ini merupakan kebanggaan dan prestasi tersendiri bagi Sleman," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar