Langgar penyelesaian dua negara, rencana permukiman Israel

id Jerman,Permukiman Yahudi,Penyelesaian dua-negara

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu bersama Kanselir Jerman Angela Merkel. (Anadolu Agency)

Berlin, Jerman (ANTARA) - Pemerintah Jerman pada Rabu (7/8) mengatakan tindakan Israel melanjutkan rencana untuk membangun lebih dari 200 unit permukiman di permukiman tidak sah Tepi Barat Sungai Jordan bertolak-belakang dengan penyelesaian dua-negara yang dirundingkan.

Satu pernyataan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan Jerman menolak semua langkah sepihak yang membahayakan penyelesaian dua-negara, demikian laporan Kantor Berita Resmi Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis.

Ia mengomentari keputusan kabinet Israel pekan lalu untuk menyetujui 715 unit rumah buat orang Palestina di Daerah C Tepi Barat, yang berada di bawah kekuasaan Israel, selain menyetujui pembangunan ribuan unit rumah di permukiman tidak sah Israel. Juru bicara tersebut mengatakan pemberian izin buat pembangunan rumah untuk orang Palestina di daerah itu mesti dilakukan sejalan dengan persetujuan Pemerintah Otonomi Palestina dan terlepas dari keputusan apapun mengenai kemungkinan perluasan permukiman Yahuo.

Sumber: WAFA
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar