200 petugas diterjunkan untuk pantau penyembelihan hewan kurban

id Hewan kurban,idul adha,penyembelihan hewan

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyematkan tanda pengenal untuk petugas yang akan melakukan pemantauan penyembelihan hewan kurban (ANTARA/Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menerjunkan sekitar 200 petugas untuk memantau proses penyembelihan hewan kurban di sejumlah titik penyembelihan saat Idul Adha.

“Selain dari petugas di Dinas Pertanian dan Pangan sebanyak 80 orang, kami juga memperoleh tambahan tenaga dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebanyak 125 mahasiswa,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto di Yogyakarta, Jumat.

Pemantauan  proses penyembelihan hewan kurban dilakukan sebelum dan sesudah penyembelihan. Pemantauan sebelum penyembelihan dilakukan untuk memastikan bahwa hewan kurban dalam kondisi yang sehat, serta pemantauan setelah penyembelihan dilakukan untuk memastikan agar daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat memiliki kualitas yang baik.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Sugeng menyebut, beberapa potensi penyakit yang dimungkinkan ditemukan saat penyembelihan hewan kurban adalah cacing hati yang menyerang sapi terutama saat musim kemarau seperti saat ini.

“Cacing hati tersebut biasanya ditemukan di sapi, kalau untuk di kambing sangat jarang karena kedua hewan ini memiliki pola makan dan jenis makanan yang berbeda,” katanya.

Bagian daging atau organ hewan kurban yang terkena cacing hati, lanjut Sugeng, sebaiknya tidak dipotong dan tidak dikonsumsi karena kualitasnya sudah menurun. “Bagian yang terinfeksi tersebut juga perlu dimusnahkan dengan cara dibakar,” katanya.

Selain melakukan pemantauan “post mortem” dan “ante mortem”, petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta juga sudah melakukan pemantauan di Pasar Tiban hewan kurban. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 400 ekor sapi dan 2.080 ekor kambing. Seluruhnya dinyatakan dalam kondisi sehat.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat penyerahan hewan kurban memastikan bahwa seluruh hewan kurban yang diserahkan dalam kondisi yang sehat dan layak kurban.

“Kesehatan hewan kurban ini harus menjadi perhatian utama sehingga daging yang nantinya dibagikan ke masyarakat pun memiliki kualitas yang baik,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta menerima hewan kurban dari tiga instansi yaitu BPD DIY, Bank Jogja dan Pemerintah DIY masing-masing satu ekor sapi. Hewan kurban tersebut kemudian diserahkan ke Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Semaki,

Haryadi juga menyempatkan diri untuk memberikan tanda pengenal secara simbolis kepada petugas yang akan diterjunkan untuk memantau kesehatan hewan kurban sebelum dan sesudah penyembelihan.

 

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar