PGN sosialisasikan pemanfaatan gas bumi dalam Mocosik Book Festival

id pgn,gas bumi,bakpia,phri

Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia Sabaruddin (kiri) memberikan cendera mata kepada Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti (Foto Dok. Tim PGN)

Yogyakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sub-holding gas bumi di Indonesia, menyosialisasikan pemanfaaatan gas bumi sebagai energi pilihan yang baik bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat dalam Mocosik Book & Music Festival 2019 di Jogja Expo Centre (JEC) Yogyakarta, Jumat.

"PGN terus berkomitmen meningkatkan pemanfaatan gas bumi melalui pembangunan dan perluasan infrastruktur berbagai wilayah di Indonesia," kata Marketing Excellence PT PGN Tbk Mahesa.

Ia mengatakan, salah satu daerah yang menjadi sasaran pembangunan infrastruktur gas bumi terintegrasi adalah Yogyakarta. Gas bumi milik PGN telah dapat dinikmati oleh masyarakat Yogyakarta melalui produk bernama GasLink.

Hingga saat ini, menurut dia, banyak pengusaha di Yogyakarta yang telah merasakan gas bumi milik PGN, salah satunya adalah para produsen bakpia.

Selain itu, PGN juga bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Yogyakarta dalam pemanfaatan gas bumi di hotel-hotel dan restoran-restoran di daerah ini.

"Hal itu menjadi bukti bahwa pemanfaatan dan pembangunan infrastruktur gas bumi menjadi solusi tepat untuk memenuhi kebutuhan energi di berbagai daerah yang semakin besar. Fakta ini menunjukkan daerah dapat merasakan gas bumi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan," katanya.

Ia mengatakan saat ini PGN melalui anak perusahaannya PT Gagas Energi Indonesia telah menyalurkan gas bumi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) Yogyakarta untuk mencukupi kebutuhan tungku masak bakpia di CV Tugu Jogja Istimewa pada 2018 lalu.

"Bakpia Kukus Tugu Jogja merupakan pelanggan perdana bagi PGN di Yogyakarta," katanya. 

Plant Manager Bakpia Kukus Tugu Jogja Ari Maryono mengatakan kehadiran PGN di Yogyakarta telah memberikan banyak keuntungan bagi unit usaha tersebut karena berkualitas, efisiensi pembakarannya tinggi, dan harganya kompetitif. Gas bumi juga mendukung dalam kampanye ramah lingkungan.

"Secara bisnis, penggunaan gas bumi untuk usaha kami dapat mengefisiensi pengeluaran biaya operasional. Seperti halnya kami dapat menghemat biaya produksi ketika kami memakai gas bumi karena harganya jauh lebih rendah dari bahan bakar lainnya," kata Ari.

Ketua PHRI Yogyakarta Istijab M Danunagoro mengatakan pihaknya sepakat bekerja sama dengan PGN untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di Indonesia, dalam hal ini di Yogyakarta, karena dinilai lebih ekonomis untuk pengusaha.

"Gas bumi yang dinilai efisien, aman, dan ramah lingkungan tentu bermanfaat untuk penekanan biaya operasional di hotel maupun restoran," katanya.

Hadir dalam sosialisasi pemanfaatan gas bumi sebagai energi pilihan yang baik bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat, yakni Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti dan Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia Sabaruddin.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar