Diskominfo Sleman selenggarakan lomba pertunjukan rakyat antar KIM

id Kelompok informasi masyarakat,Diskominfo Sleman,Pertunjukan rakyat,Sleman

Lomba pertunjukan rakyat antar KIM yang digelar Diskominfo Kabupaten Sleman. (Foto Dok Humas Sleman)

Sleman (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar lomba pertunjukan rakyat antar kelompok informasi masyarakat (KIM) sebagai sarana mengemas informasi bertema Santun Bermedia Sosial Menuju Sleman Maju, di parkir utara Lapangan Denggung, Minggu (2/8).

"Melalui kelompok informasi masyarakat, Diskominfo menyampaikan tema secara atraktif, informatif, dan edukatif," kata Kepala Diskominfo Kabupaten Sleman

Menurut dia, dengan kemasan penyajian melalui pertunjukan rakyat yang menarik maka diseminasi informasi kepada masyarakat akan dengan mudah dilakukan oleh kelompok informasi masyarakat.

"Tema terkait Santun Bermedia Sosial perlu disampaikan mengingat berbagai informasi terus berseliweran di media sosial. Banyak informasi hoaks yang beredar lewat medsos dan celakanya cukup banyak masyarakat yang mempercayai hoax tersebut dan menyebarkannya," katanya.

Oleh karena itu, Eka mengimbau agar masyarakat bersikap bijak dalam menyikapi banyaknya informasi.

"Jangan sampai kita justru jadi pihak yang ikut menyebarkan informasi-informasi yang belum jelas validitasnya. Dengan lomba ini kelompok informasi masyarakat di Sleman saya harap bisa ikut memberi edukasi kepada masyarakat agar santun dalam bermedsos," katanya.

Suharno, salah satu anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari Kertomandiri, Kecamatan Turi, menilai lomba ini menjadi cara yang tepat untuk menyampaikan informasi pada masyarakat.

"Sebab lomba pertunjukan rakyat itu memang betul-betul hasil kesenian rakyat, dari, oleh, dan untuk rakyat sehingga informasi akan lebih mudah diterima masyarakat," katanya.

Lomba Pertunjukan Rakyat ini diikuti oleh enam Kelompok Informasi Masyarakat se-Kabupaten Sleman, yakni KIM Sleman, KIM Gamping, KIM Seyegan, KIM Turi, KIM Tempel, dan KIM Ngaglik.

 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar