15 negara berkiprah di Nias Pro Internasional Surfing Sail Nias

id sail nias,Nias Pro Internasional Surfing,peselancar nias,sail nias 2019

15 negara berkiprah di Nias Pro Internasional Surfing Sail Nias

Para wisatawan mancanegara berselancar di Pantai Sorake, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.Pantai Sorake yang terkenal dengan ombaknya yang tinggi itu merupakan salah satu tempat wisata berselancar terbaik di dunia bagi pencinta olahraga selancar. (Antara Sumut/Septianda)

Nias Selatan (ANTARA) - Nias Pro Internasional Surfing yang merupakan bagian dari acara Sail Nias 2019 akan diikuti sebanyak 126 peselancar dari berbagai negara, termasuk peselancar tuan rumah Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Anggraeni Dachi yang dihubungi dari Medan, Sabtu, mengatakan hingga hari terakhir pendaftaran, terdaftar sebanyak 126 peselancar yang memastikan akan mengikuti ajang tersebut.

Peselancar tersebut masing-masing laki-laki sebanyak 102 orang dan wanita 24 orang yang berasal dari 15 negara yakni Amerika Serikat, Australia, Portugal, Jepang, Venezuela, Perancis, Afrika Selatan, Argentina, Chile, Brazil, Spanyol, New Zealand, Peru, dan Indonesia.

Para peserta surfing dibagi dalam dua bagian yakni untuk Man Qualifying Series (QS) 3000 dan Women pada Qualifying Series (QS) 1000.

Dalam kesempatan itu Anggraeni juga menyampaikan dengan digelarnya Nias Pro Internasional Surfing yang merupakan bagian dari acara Sail Nias 2019 tersebut akan semakin mengukuhkan Nias Selatan sebagai salah satu destinasi wisata bahari kelas dunia.

Dengan demikian, ia mengharapkan  jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Nias Selatan akan semakin meningkat yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di sana.

"Nias Selatan selama ini memang sudah dikenal khususnya oleh para peselancar dunia. Dengan adanya kegiatan ini akan semakin mengukuhkan Nias Selatan sebagai destinasi wisata bahari dunia," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar