Pebulu tangkis Indonesia berguguran

id chinese taipei open,taiwan open,bulutangkis,badminton

Shesar Hiren Rhustavito pemain tunggal putra Indonesia yang masih bertahan di Yonex Chinese Taipei Open 2019 di Taiwan, Jumat (6/9/2019). ANTARA/HO/PP PBSI

Jakarta (ANTARA) - Empat perwakilan Indonesia berguguran di babak semifinal turnamen bulu tangkis level Super 300 Yonex Chinese Taipei Open 2019 yang diselenggarakan di Taipei Arena, Chinese Taipei pada Sabtu (7/9).



Ke-empat wakil yang gugur tersebut, antara lain tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito, ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, serta dua ganda putri, yakni Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.



Pasangan Greysia/Apriyani menjadi wakil Indonesia pertama yang gugur dalam laga semifinal itu usai ditaklukkan oleh unggulan ke-empat Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dengan skor 18-21, 21-12, 17-21.



Selanjutnya, kekalahan dialami pasangan ganda campuran Hafiz/Gloria yang tidak mampu mengatasi serangan demi serangan yang dilancarkan oleh unggulan kedua Korea Selatan Seo Seung Jae/Chae Yujung. Hafiz/Gloria pun kalah dengan skor 17-21, 18-21.



Nasib serupa juga dialami oleh ganda putri Siti/Ribka. Dalam laga Sabtu itu, Siti/Ribka ditundukkan pasangan unggulan ketiga Korea Selatan Kim So Yeong/Kong Hee Yong dalam dua gim dengan perolehan 20-22, 14-21.



Terakhir, di sektor tunggal putra, Shesar pun harus mengakui kehebatan lawannya. Tak kuasa menghadapi unggulan pertama Chinese Taipei Chou Tien Chen, Shesar kalah dalam tiga gim yang berjalan selama 1 jam 9 menit dengan skor 25-23, 10-21, 13-21.



Dengan hasil demikian, maka tidak ada satu pun wakil Merah Putih yang dapat meneruskan perjalanan ke babak final Yonex Chinese Taipei Open 2019 yang akan dilangsungkan pada Minggu (8/9).

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar