SBY mencermati melemahnya rasa persaudaraan beberapa tahun terakhir

id Sby,Pidato politik SBY

SBY mencermati melemahnya rasa persaudaraan beberapa tahun terakhir

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato kontemplasi, di kediamannya Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin. (Rangga Pandu)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mencermati melemahnya rasa persaudaraan di antara komponen bangsa beberapa tahun terakhir melalui pidato kontemplasi yang disampaikan di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin malam.

"Terus terang tahun-tahun terakhir ini kasih sayang dan rasa persaudaraan melemah sementara kebencian, jarak dan permusuhan di antara komponen bangsa menguat," kata SBY.

Presiden keenam RI itu mengatakan fenomena ini merupakan lampu kuning bagi bangsa Indonesia serta merupakan fenomena dan arus buruk yang membahayakan masa depan masyarakat dan bangsa.

Dia mengatakan semua komponen bangsa harus mengambil tanggungjawab untuk menghentikan dan mengembalikan fenomena tersebut kembali ke arah yang benar.

Menurut dia, tidak ada resep yang baik untuk menjaga kerukunan kecuali secara sadar diperkuat dua nilai fundamental yakni rasa kasih sayang dan rasa persaudaraan di antara sesama anak bangsa.

Pidato Kontemplasi SBY itu disampaikan disela rangkaian HUT ke-18 Partai Demokrat, HUT ke-70 SBY dan acara 100 hari wafatnya Ani Yudhoyono.

Dalam kesempatan itu hadir fungsionaris dan kader Demokrat, kerabat serta kolega SBY.

Baca juga: SBY akan menyampaikan pidato politik perdana dalam delapan bulan terakhir
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar