Satu pejabat di Pemkab Sleman undurkan diri jelang pelantikan

id Bupati Sleman,Pelantikan pejabat sleman,Sleman

Bupati Sleman Sri Purnomo melantik sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah setempat. Foto Antara/HO/Humas Sleman.

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Purnomo melantik sebanyak 46 pejabat yang terdiri dari jabatan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan pemda setempat, di Pendopo Parasamya, Selasa.

"Seharusnya ada 47 pejabat yang dilantik bupati hari ini, namun satu orang mengundurkan diri karena alasan kesehatan," kata Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman Suyono.

Menurut dia, sebelum pengambilan sumpah jabatan, ada satu orang calon pejabat yang mengundurkan diri.

"Pejabat bersangkutan akan ditempatkan di Kecamatan Gamping sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian. Namun mengundurkan diri karena masalah kesehatan, kami sudah terima surat pengunduran diri dan nanti akan ada pejabat pelaksana," katanya.

Sedangkan pejabat eselon II yang dilantik, yaitu Musta'in Aminun yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum, menempati jabatan baru sebagai Sekretaris DPRD yang sebelumnya dijabat oleh Fransisca Retno Wisudawati.

"Sebelumnya ada tiga kandidat yang diajukan untuk mengisi jabatan Sekwan tersebut selain Musta'in, yaitu Pustopo (Kepala Dinas Koperasi dan UKM) dan Jazim Sumirat (Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil)," katanya.

Menurut dia, ketiga calon tersebut pada dasarnya punya kompetensi yang sama, hanya saja pemilihan sekretaris DPRD memiliki mekanisme yang berbeda yaitu harus melalui persetujuan dari anggota dewan.

"Kalau untuk jabatan kepala dinas biasanya persetujuan bupati," katanya pula.

Suyono mengatakan, setiap pergantian jabatan tentu menghadirkan jabatan kosong lain, seperti posisi yang ditinggalkan oleh Musta'in. Karenanya, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan lelang jabatan. "Hari ini akan kami mulai lelang," katanya.

Selain staf shli, ada dua posisi kepala dinas yang kosong yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Penanaman Modal, Perizinan dan Pelayanan Terpadu.

"Sebenarnya ada posisi kepala dinas lain yang kosong, yaitu di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dan BKPP. Tapi untuk lelangnya masih menunggu," katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Sleman agar terus meningkatkan etos kerja, sebab sebagai ASN harus sadar jika menjadi pelayan bagi masyarakat.

Pelantikan tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah bagi pejabat yang dilantik serta, penyerahan surat keputusan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo kepada seluruh pejabat yang dilantik.

Sri Purnomo mengatakan bahwa mutasi merupakan suatu hal yang biasa dan alamiah dalam sistem birokrasi dan kepegawaian.

"Mutasi adalah sesuatu yang biasa dan alamiah dalam sistem birokrasi dan kepegawaian. Hal tersebut diperlukan untuk menjaga keseimbangan dan pengembangan keahlian bagi pegawai negeri," katanya pula.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar