Pengamanan ketat SUGBK membuat suporter Thailand takjub

id suporter thailand,timnas indonesia,kualifikasi piala dunia 2022

Suporter tim nasional Thailand berfoto di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9). Para pendukun itu datang untuk menyaksikan laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia timnas Indonesia versua Thailand. (Michael Siahaan)

Jakarta (ANTARA) - Suporter tim nasional Thailand terkesima melihat pengamanan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, yang diperkuat sekitar 10.000 personel gabungan Polri, TNI dan aparat pemerintah provinsi DKI Jakarta.

"Banyak sekali, ya. Kalau di Thailand, pertandingan paling dijaga 1.000 petugas keamanan. Mungkin karena di sana stadionnya lebih kecil," ujar seorang suporter timnas Thailand Pongsak Tantiwutikul di kawasan SUGBK, Jakarta, Selasa.

Sebanyak kurang lebih 10.000 personel gabungan memang diterjunkan untuk mengamankan jalannya laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia tim nasional Indonesia versus Thailand di SUGBK, Jakarta, Selasa (10/9).

Para aparat negara tersebut sudah bersiaga sejak siang hari. Saat melakukan apel sekitar tiga jam sebelum pertandingan dimulai, beberapa media dan suporter Thailand turut mengabadikan momen tersebut.

Rekan Pongsak, Sakchai Kongthong juga heran melihat banyaknya pasukan polisi dan tentara di SUGBK.

Dengan bahasa Inggris yang terbata-bata dia menanyakan kepada pewarta dari Indonesia berapa jumlah aparat yang dikerahkan.

Ketika dijawab 10.000 orang, dia sedikit melongo.

"Wah, banyak sekali," kata Sakchai.

Suporter Thailand sendiri pada akhirnya dapat mengerti ketika para pewarta menjelaskan bahwa keberadaan 10 ribuan anggota Polri dan TNI di SUGBK tidak lepas dari kericuhan saat Indonesia menghadapi Malaysia, Kamis (5/9).

Meski demikian, pendukung Thailand merasa nyaman berada di Indonesia karena eratnya hubungan suporter kedua tim.

"Kami merasa aman di sini. Suporter Indonesia dan Thailand selalu akrab," kata Pongsak.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar