UMKM Yogyakarta sasaran perluasan jaringan sistem pembayaran non-tunai

id Pembayaran non-tunai

UMKM Yogyakarta sasaran perluasan jaringan sistem pembayaran non-tunai

Customer Relationship Officer (CRO) Cashlez Tan Leny Yonathan saat menunjukkan aplikasi pembayaran non-tunai usai peresmian Kantor Cashlez Yogyakarta (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Yogyakarta (ANTARA) - Cashlez, sebuah perusahaan payment aggregator melakukan ekspansi dan penetrasi pasar ke Yogyakarta karena melihat potensi besar terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk perluasan sistem pembayaran non-tunai.

"Kehadiran Cashlez di Yogyakarta ini merupakan upaya kami dalam menjangkau lebih banyak pemilik usaha yang belum menerima pembayaran non-tunai khususnya UMKM. Selain itu juga memudahkan pemilik usaha mengenal Cashlez lebih dekat," kata Customer Relationship Officer (CRO) Cashlez Tan Leny Yonathan disela meresmikan Kantor Cashlez Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, kantor cabang baru yang terletak di Jalan Doktor Sutomo Nomor 35, Bausasran, Danurejan, Kota Yogyakarta tersebut semakin melengkapi jaringan kantor Cashlez yang kini sudah ada di enam kota yaitu Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Medan dan Yogyakarta.

Dia mengatakan, perusahaan payment aggregator yang menggabungkan sistem aplikasi kasir dan penerimaan pembayaran ini memilih Yogyakarta untuk perluasan jaringannya karena Yogyakarta merupakan destinasi wisata dengan potensi pasar yang besar.

"Destinasi wisata menjadi fokus utama Cashlez untuk memudahkan pelaku usaha di destinasi wisata tersebut dalam menerima pembayaran elektronik yang cepat, aman dan dapat diandalkan," katanya.

Dia mengatakan, penerimaan pembayaran elektronik itu diharapkan dapat membantu pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya, sebagaimana mereka akan dapat menerima pembayaran kartu dari para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke destinasi itu.

Saat ini, menurut dia, Cashlez telah digunakan oleh lebih dari 6.000 register merchant, mulai dari UMKM hingga enterprise. Selanjutnya, Cashlez akan terus fokus dalam melakukan ekspansi dan penetrasi pasar demi terciptanya 'cashless society' di Indonesia.

Sementara itu,  Regional Sales Head Cashlez Cahyo Antono mengatakan, Kantor Cabang Yogyakarta sudah mulai resmi beroperasi per awal Mei lalu. Untuk itu dirinya sebagai penanggung jawab kantor cabang ini akan membantu dalam mengawasi kelancaran operasional.

"Strategi awal kami dalam mendekatkan diri kepada pemilik usaha di Yogyakarta adalah dengan memberikan edukasi mengenai pembayaran non-tunai, karena melalui edukasi ini para pemilik usaha dapat lebih paham, baik dalam segi manfaat maupun penggunaannya," katanya.
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar