Barito Putera membuka koneksi dengan sang mantan

id barito putera, sackie teah doe, fathul rahman, shopee liga 1

Bos Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman (tengah) diapit Fathul Rahman (kiri) dan Sackie Teah Doe (kanan). ANTARA/Instagram@hasnur_baritoputera

Jakarta (ANTARA) - Kesebelasan Barito Putera terus berbenah untuk menghadapi ketatnya kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2019 dan guna memperkuat tim mereka membuka kembali hubungan dengan mantan pemain-pemain mereka, Sackie Teah Doe dan Fathul Rahman.

Perekrutan kedua pemain tersebut diumumkan langsung oleh sang bos klub yang berjuluk Laskar Antasari, Hasnuryadi Sulaiman melalui akun media sosial resminya pada Kamis pagi.

"Selamat datang Fathul Rahman dan Sackie Teag Doe. Mudah2an Barito Putera bisa berprestasi lebih baik. Aamiin Allahumma Aamiin. Minta rela," cuit Hasnur lewat akun instagram hasnur_baritoputera.

Fathul Rahman memang sudah dikenal masyarakat Kalimantan Selatan karena pemain berusia 35 tahun pernah berseragam klub yang identik dengan warna kuning itu pada musim kompetisi 2012-2013 sebelum akhirnya hengkang ke Sriwijaya FC.

Pada 2016 pria kelahiran 16 Agustus 1984 ini kembali ke markas Barito Putera dan bahkan membela klub pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Namun, setelah itu justru memutuskan hengkang ke Pusamania Borneo FC pada musim kompetisi 2017 dan tidak lama kemudian dibajak PSM Makassar dan kembali lagi ke Borneo.



Sementara, Sackie Teah memulai karier sepak bola profesionalnya bersama klub asal Liberia, yakni Invincible Eleven pada musim 2002-2005. Sebelum memilih untuk meninggalkan Liberia, Sackie Teah memperkuat LPRC Oilers terlebih dahulu selama tiga musim (2006-2009).

Sang gelandang pun berlanjut memilih Indonesia sebagai lokasi petualangan selanjutnya. Sickie Teah memilih memperkuat Deltras Sidoarjo dan selanjutnya berseragam Persebaya DU (Bhayangkara FC) pada musim kompetisi 2010-2011.

Bahkan ketika berkarier di kasta kedua sepak bola Indonesia musim 2011-2012, Sackie Teah berhasil dinobatkan sebagai top skor dengan raihan 18 gol. Saat itu, Sackie terdaftar sebagai pemain Barito Putera dan membawa klub tersebut meraih trofi juara Liga 2 musim 2011-2012.



Setelah itu Sackie hijrah ke PS Bangka sebelum akhirnya turun di Liga Myanmar pada musim 2015. Ada dua klub yang dibela oleh pemain asal Liberia tersebut yaitu Chin United dan Zwekapin United.

Masuknya Sackie dan Fathul diharapkan menjadi suntikan tenaga bagi klub yang saat ini ditukangi oleh pelatih berpengalaman Djadjan Nurdjaman itu. Apalagi klub yang bermarkas di Banjarmasin ini masih terseok-seok di papan bawah klasemen kompetisi Liga 1 dengan raihan 15 poin dari 17 pertandingan.

Sebelumnya Barito Putera sudah mendatangkan tiga pemain asing yang sebelumnya memperkuat Badak Lampung FC, Francisco Torres serta Cassio yang sebelumnya memperkuat Kelantan FA. Satu pemain asing yang direkrut adalah Kosuke Uchida.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar