Dusun Sorominten dikukuhkan jadi sentra industri anyaman bambu

id Sentra industri ayaman bambu,Sleman,Wabup Sleman

Wabup Sleman Sri Muslimatun meninjau kegiatan industri anyaman bambu diDusun Sorominten, Sendangagung, Minggir. ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman.

Sleman (ANTARA) - Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Muslimatun mengukuhkan Dusun Sorominten, Desa Sendangarum, Kecamatan Minggir, sebagai sentra industri anyaman bambu, Kamis.

"Pengukuhan sentra industri anyaman bambu merupakan salah satu upaya Pemkab Sleman dalam penguatan kelembagaan sentra sekaligus untuk mengangkat eksistensi industri anyaman bambu yang berada di wilayah Sleman," kata Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman Mae Rusmi Suryaningsih.

Acara pengukuhan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Bupati Sleman kepada 10 orang pengurus sentra industri anyaman bambu Sendangarum.

Menurut Mae Rusmi, upaya Pemerintah Kabupaten Sleman ini dilandasi dengan ketersediaan bahan baku bambu serta perkembangan pengrajin bambu di Sleman yang semakin meningkat.

"Setelah dikukuhkannya sentra industri anyaman bambu tersebut, akan dilakukan pendampingan dan pengembangan lebih lanjut menuju kelompok yang berbadan hukum," katanya.

Ia mengatakan, selain itu nanti juga akan dilakukan pendampingan pengembangan teknologi tepat guna dan mutu produk sentra. "Jadi nanti diharapkan akan ada tindak lanjut setelah pengukuhan sentra ini," ujar dia.


Mae Rusmi mengatakan, industri anyaman bambu merupakan industri kerajinan yang sudah berlangsung turun temurun. Namun, bagi pelaku industri, anyaman bambu ini belum menjadi mata pencaharian utama.

"Maka dari itu, Pemkab Sleman terus melakukan upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan eksistensi industri anyaman bambu. Salah satunya dengan mengukuhkan sentra industri dan memberikan pendampingan juga pengembangan potensi anyaman bambu," katanya.


Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengajak seluruh pelaku industri bambu, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk bersama-sama memajukan potensi UKM yang ada di masing-masing wilayah.

"Salah satu caranya yaitu dengan ikut menggunakan produk-produk anyaman bambu. Sehingga produk-produk UKM dapat menjadi tuan rumah di wilayahnya sendiri," ucap Sri Muslimatun.

Namun demikian, Sri Muslimatun juga mengimbau kepada para pengrajin untuk senantiasa meningkatkan kualitas produknya sehingga dapat memenuhi ekspektasi masyarakat.



 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar