Nasdem bekali kader di DIY dengan jurnalistik

id nasdem,jurnalistik,kader

Nasdem bekali kader di DIY dengan jurnalistik

Para pembicara pelatihan jurnalistik kader Partai Nasdem di DIY (ANTARA/HO-Nasdem DIY)

Yogyakarta (ANTARA) - Partai Nasdem membekali kadernya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan pengetahuan jurnalistik melalui Pelatihan Jurnalistik Angkatan Ke-1 di Yogyakarta, 19-21 September 2019.

"Kegiatan itu merupakan wujud nyata Partai Nasdem bersama Yayasan Dharma Bakti Lestari dan Media Group untuk meningkatkan sumberdaya manusia," kata Prof Dr Ratno Lukito dari Yayasan Dharma Bakti Lestari di Yogyakarta, Kamis (19/9).

Menurut dia, kegiatan itu bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada para kader Nasdem di DIY tentang dunia media.

Pada era kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat, kata dia, banyak yang gagap dalam menghadapinya. Akibatnya, banyak orang yang terpengaruh kabar-kabar hoaks di media sosial sehingga mengakibatkan konflik sosial.

Ia mencontohkan, berita-berita hoaks di media sosial yang mempengaruhi konflik horisontal dalam Pemilu 2019. Fakta tersebut menunjukkan ketidaksiapan masyarakat menghadapi kemajuan teknologi informasi.

"Kami punya keinginan bersama-sama meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi kemajuan teknologi informasi," kata Ratno.

Ia mengharapkan pelatihan itu mampu memberi pengetahuan dasar tentang dunia jurnalistik kepada para kader Nasdem sehingga mereka mempunyai kemampuan memahami isu yang berkembang dan membuat strategi untuk menangkal kabar hoaks.

Ketua Bapilu DPW Nasdem DIY Tommy Nursamsu mengatakan, pelatihan selama tiga hari itu diikuti oleh 40 pengurus DPW Nasdem DIY dan kader Nasdem DIY.

Menurut dia, tujuan utama pelatihan adalah meningkatkan kemampuan kader Partai Nasdem DIY agar melek teknologi informasi dan jurnalistik.

"Dengan demikian, para pengurus dan kader Nasdem DIY bisa mengerti dan menganalisis kondisi di masing-masing wilayah untuk mewujudkan restorasi Indonesia," kata Tommy.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar