KPU DIY meraih lima penghargaan sukses selenggarakan Pemilu 2019

id Pemilu 2019,KPU DIY,penghargaan

KPU DIY meraih lima penghargaan sukses selenggarakan Pemilu 2019

Komisioner KPU DIY menerima lima penghargaan dari KPU RI karena dinilai sukses menyelenggarakan Pemilu 2019 (Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum DIY meraih lima penghargaan dari KPU RI yang menjadi penanda kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2019 di DIY berdasar beberapa indikator seperti tingkat partisipasi pemilih, minimnya gugatan dan tidak adanya peristiwa kekerasan.

"Ada lima penghargaan yang kami terima. Harapannya, penyelenggaraan pemilu di DIY bisa berjalan semakin baik ke depannya khususnya untuk penyelenggaraan pilkada serentak di tiga kabupaten," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY Hamdan Kurniawan di Yogyakarta, Selasa.

Kelima penghargaan tersebut adalah pemenang pertama untuk kategori penyelenggara pemilu berintegritas, pemenang pertama untuk kategori inovasi dan kreativitas dalam penyelenggaraan Pemilu 2019, pemenang pertama untuk kategori transparansi informasi, pemenang pertama untuk kategori pemilu akses, dan pemenang kedua untuk kategori iklan layanan masyarakat.

Hamdan menyebut, penghargaan yang diterima tersebut juga ditujukan kepada seluruh masyarakat di DIY yang kompak dan saling bahu membahu dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019.

Pada Pemilu 2019, lanjut Hamdan, Bawaslu sempat menyebut bahwa DIY merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan nomor dua setelah Papua.

"Namun, kekhawatiran tersebut tidak terbukti meskipun dalam penyelenggaraan kampanye terkadang muncul ketegangan antar massa pendukung tetapi masih dalam tingkat wajar dan bisa tertangani dengan baik sehingga tidak menimbulkan konflik sosial yang berkelanjutan," tuturnya.

Sedangkan untuk tingkat partisipasi masyarakat mencapai 88 persen atau mengalami kenaikan dibanding penyelenggaraan Pemilu 2009 yang mencapai 72,94 persen dan 80,2 persen pada Pemilu 2014. Tingkat partisipasi Pemilu 2019 juga melampaui target KPU DIY yaitu 82 persen dan target nasional 77,5 persen.

"Dari tingkat partisipasi ini menunjukkan bahwa masyarakat pun sangat antusias terhadap pelaksanaan Pemilu 2019, bahkan ada beberapa kegiatan yang diinisiasi masyarakat untuk mendukung kesuksesan Pemilu 2019," ujarnya.

Sedangkan untuk hasil pemungutan suara, Hamdan mengatakan, jumlah gugatan yang dilayangkan peserta pemilu pun minim, yaitu hanya dua gugatan perkara hasil pemilihan umum (PHPU) yang diregister Mahkamah Konstitusi (MK) masing-masing dari Partai Berkarya dan PKB.

Untuk gugatan dari Partai Berkarya dinyatakan gugur karena tidak lengkap, sedangkan untuk PKB dilanjutkan persidangan dengan putusan hakim menolak gugatan yang dilayangkan. "Artinya, hasil putusan KPU DIY tidak mengandung kesalahan dan bisa dipertanggungjawabkan secara hukum dan politik," katanya.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar