Dispora Yogyakarta kembali gelar Pemuda Jogja Mencari Bakat

id Pemuda Jogja Mencari Bakat,Sumpah Pemuda,kompetisi seni yogyakarta

Dispora Yogyakarta kembali gelar Pemuda Jogja Mencari Bakat

Kepala Seksi Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Husni Eko Prabowo (kanan) saat menyampaikan keterangan mengenai rangkaian kegiatan untuk peringatan Sumpah Pemuda 2019. (ANTARA/Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta akan kembali menggelar kegiatan Pemuda Jogja Mencari Bakat dalam rangkaian kegiatan untuk memperingati Sumpah Pemuda tahun ini.

"Seperti tahun lalu, kami membuka kompetisi adu bakat di bidang seni musik khususnya musik akustik," kata Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Wisnu Sanjaya di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, kompetisi adu bakat di bidang seni musik merupakan salah satu kompetisi yang paling digemari generasi muda di Yogyakarta.

Kompetisi Pemuda Jogja Mencari Bakat akan digelar di Malioboro Mall Yogyakarta pada 25 Oktober dengan memperebutkan total hadiah Rp20 juta.

Kelompok atau grup yang ingin tampil dalam kompetisi Pemuda Jogja Mencari Bakat harus memenuhi beberapa syarat, seperti setidaknya satu anggotanya warga Kota Yogyakarta yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP dan setiap kelompok minimal beranggotakan empat orang dan maksimal enam orang berusia 16 sampai 30 tahun.

"Jika tidak ada aturan syarat tersebut, maka jumlah pendaftar akan membludak. Padahal, kami hanya menargetkan jumlah peserta untuk kompetisi tersebut sebanyak 50 kelompok saja," kata Wisnu.

Selain kompetisi musik akustik, Dinas Pemuda dan Olahraga juga menyiapkan acara menarik lain untuk memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91. Seluruh acara dipusatkan di Malioboro Mall Yogyakarta pada 22 sampai 27 Oktober.

"Kami menggelar ekspo hasil dari Forum Kewirausahaan Pemuda pada 22--27 Oktober di Malioboro Mall," kata Kepala Seksi Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Husni Eko Prabowo.

Selain itu, pada 22 Oktober akan digelar lomba tari yang diprakarsai oleh organisasi kepemudaan di wilayah. Setiap kelompok yang beranggotakan maksimal lima orang bisa mengikuti lomba. Peserta lomba wajib membayar uang pendaftaran Rp150.000. Calon peserta bisa mendaftar di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga yang berada di kompleks Balai Kota Yogyakarta.

Selanjutnya, pada 24 Oktober, akan digelar lomba tari kreasi Pramuka dan pada 26 Oktober akan digelar festival shalawat Jawa bekerja sama dengan KNPI dan Keraton Yogyakarta. Setiap kelompok yang beranggotakan maksimal 20 orang dan membayar pendaftaran Rp500.000 bisa mengikuti kegiatan itu.

Menjelang peringatan Sumpah Pemuda, pada 27 Oktober, akan digelar orasi pemuda Yogyakarta guna menunjukkan bahwa generasi muda di Kota Yogyakarta siap berkarya, selalu melakukan yang hal positif, dan berusaha berbuat terbaik untuk mencapai cita-cita.
 

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar