Sleman membentuk jaringan mitra perikanan untuk dongkrak pemasaran

id Perikanan,Budidaya ikan,Sleman,Kabupaten Sleman

Sleman membentuk jaringan mitra perikanan untuk dongkrak pemasaran

Dokumentasi foto - Pekerja sedang panen ikan patin dengan menggunakan cara tradisional di Desa Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau berpeluang ekspor antara lain ke China. (Riau.Antaranews/Salman Alfasri/Frislidia)

Sleman (ANTARA) - Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membentuk Jaringan Mitra Perikanan (JMP) untuk mendongkrak pemasaran produk perikanan setempat.

"Dengan JMP ini para pembudi daya ikan tidak kesulitan untuk menjual hasil panen atau budidaya ikan air tawar," kata Kepala DP3 Kabupaten Sleman Heru Saptono di Sleman, Minggu.

Menurut dia, JMP ini adalah perkumpulan dari beberapa pemangku kepentingan, ada pembudi daya ikan, kelompok perbenihan, ada kelompok lele ikan, gurami.

"Mereka terintegrasi di situ, untuk kemudian mereka bersama-sama memasarkan ikan agar nilai jual lebih tinggi," katanya.

Ia mengatakan benih di Sleman memiliki kualitas yang baik sehingga juga laku dijual ke luar Sleman.

"Ini dikarenakan air di Sleman masih jernih dan belum banyak tercemar," katanya.

Heru mengatakan, untuk menyiasati musim kemarau ini, para petani ikan tetap dapat menjaga sirkulasi air dan oksigen melalui metode Sistem Budi daya Ikan Nila dengan Sentuhan Teknologi Kincir Air (Sibudidikucir).

"Kemarau memang menjadi kendala, karena dalam budi daya ikan atau padi itu syaratnya air, tapi kita juga bisa menggunakan teknologi sibudidikucir," katanya.

Cara ini bisa bisa mengurangi konsumsi air. Air yang ada cukup diputar dengan kincir, sehingga oksigen di air cukup, dan ikan masih tetap hidup.

Ia mengatakan konsumsi ikan di Sleman lebih tinggi dari DIY. sosialisai terus dilakukan karena dibandingkan nasional di Sleman masih tergolong rendah.

"Di Sleman stunting masih ada, walaupun kecil, kami gerakkan konsumsi makan ikan agar stunting menurun karena ibu hamil, wanita dan masyarakat jika mengonsumsi ikan maka kebutuhan omega 3 omega 9 tercukupi dan itulah yang bisa menurunkan angka stunting," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar