Pekerjaan revitalisasi Pasar Prawirotaman Yogyakarta sudah dimulai

id Pasar Prawirotaman,revitalisasi

Pekerjaan revitalisasi Pasar Prawirotaman Yogyakarta sudah dimulai

Ilustrasi lokasi pekerjaan revitalisasi Pasar Prawirotaman Yogyakarta (Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Pekerjaan fisik revitalisasi salah satu pasar tradisional di Kota Yogyakarta, Prawirotaman mulai dilakukan memasuki awal triwulan terakhir tahun anggaran 2019 dan seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam 240 hari kalender.

“Mulai hari ini, pekerjaan fisik sudah dilakukan. Sehari sebelumnya, Selasa (22/10) telah diawali dengan sosialisasi terkait rencana pekerjaan bertempat di Pendapa Kantor Kecamatan Mergangsan,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono di Yogyakarta, Rabu.

Pekerjaan revitalisasi Pasar Prawirotaman tersebut sepenuhnya dibiayai menggunakan APBN yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2018 dan dilaksanakan oleh Balai Prasarana Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pekerjaan akan dilakukan dengan mekanisme tahun jamak dan dana yang dialokasikan untuk revitalisasi pasar mencapai Rp57,6 miliar. ”Rencana revitalisasi ini didasarkan pada usulan Wali Kota Yogyakarta kepada pemerintah pusat dan kemudian dikabulkan,” katanya.

Revitalisasi Pasar Prawirotaman dilakukan dengan membangun gedung baru berupa bangunan vertikal empat lantai dilengkapi semi basement untuk menampung parkir pengunjung. Sebelumnya, bangunan pasar hanya berupa bangunan satu lantai dan lahan parkir pengunjung ditempatkan di tepi jalan sehingga kerap mengganggu arus lalu lintas di Jalan Parangtritis.

Bangunan lama sudah dirobohkan sehingga lokasi pembangunan sepenuhnya berupa tanah kosong. Sebanyak 619 pedagang Pasar Prawirotaman kemudian menempati los sementara yang berada tidak jauh dari pasar. Pedagang sudah menempati los sementara sejak April.

“Karena ditargetkan selesai dalam 240 hari kalender,  kami berharap pedagang sudah bisa menempati pasar baru pada pertengahan 2020,” kata Yunianto.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta juga sudah menyiapkan alokasi anggaran untuk perpanjangan sewa lahan bagi pedagang di los sementara pada APBD 2020.

Pasar Prawirotaman akan menjadi bangunan pasar yang dibangun dengan konsep “green building”. “Harapannya, pedagang semakin nyaman dengan menempati pasar baru. Mereka pun dituntut untuk selalu menjaga kebersihan pasar sehingga pasar bisa mendukung pariwisata di Yogyakarta selain menjaga eksistensi pasar tradisional,” katanya.

Lokasi Pasar Prawirotaman terletak tidak jauh dari Kampung Prawirotaman yang selama ini dikenal sebagai kampung turis karena banyak wisatawan mancanegara yang datang ke kampung tersebut untuk menikmati suasana khas Yogyakarta.

“Selain mengunjungi kampung, wisatawan diharapkan bisa datang ke Pasar Prawirotaman untuk menikmati suasana khas di pasar tradisional. Sehingga mereka pun bisa berinteraksi dengan pedagang dan mempelajari budaya serta kearifan lokal warga Yogyakarta,” katanya.

Selain difungsikan untuk mendukung aktivitas pasar tradisional, Pasar Prawirotaman juga diharapkan menjadi semacam pasar untuk memasarkan produk usaha kecil mikro (UKM) dari Kota Yogyakarta.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar