Pemkab Bantul membuka lowongan CPNS 601 formasi

id Kepala BKPP Danu

Pemkab Bantul membuka lowongan CPNS 601 formasi

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul Danu Suswaryanta (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pemwerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta segera membuka lowongan calon pegawai negeri sipil sebanyak 601 formasi yang tersebar di beberapa instansi pemerintah daerah setempat.

"601 formasi itu terbagi ke dalam tenaga pendidikan atau guru sebanyak 308 formasi, tenaga kesehatan 88 formasi, kemudian yang tenaga teknis 205 formasi, jadi totalnya 601 formasi," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Suswaryanta di Bantul, Kamis.

Menurut dia, lowongan 601 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) itu sesuai dengan informasi yang disetujui pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan sudah dilakukan verifikasi.

"Formasi lowongan itu sudah kita verifikasi dan konsultasikan ke Kemenpan, dan memang angkanya itu sudah final," ujarnya.

Namun demikian, kata dia formasi lowongan CPNS yang disetujui atau diakomodir Kemenpan RB tersebut lebih sedikit dari usulan kebutuhan penerimaan pegawai yang disampaikan Pemkab Bantul yang sekitar 650 formasi.

"Kemarin kita mengusulkan 655 formasi, diakomodir 601 formasi, berarti ada 54 formasi yang tidak masuk. Sehingga akan kita usulkan lagi di tahun depan," tambah Danu.

Dia mengatakan, sesuai jadwal pengumuman penerimaan CPNS Pemkab Bantul bersama dengan seluruh pemda maupun secara nasional akan dilaksanakan pada Senin 11 November 2019 melalui website SCASN atau Sistem Seleksi Calon ASN.

"Pengumuman rencananya besok tanggal 11 November, kemudian setelah itu langsung pendaftaran lewat online, dan selanjutnya kita memperhitungkan pemberkasan administrasi dan sudah kita tentukan tempatnya (pemberkasan)," jelasnya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar