Dinas Pertanian Kulon Progo percepat pembangunan jalan usaha tani di kawasan pesisir

id Jalan usaha tani,Kulon Progo

Dinas Pertanian Kulon Progo percepat pembangunan jalan usaha tani di kawasan pesisir

Pemkab Kulon Progo meresmikan jalan usaha tani sepanjang 800 meter di Dusun II, Desa Bugel, Kecamatan Panjatan. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mempercepat pembangunan jalan usaha tani di kawasan pesisir dalam rangka mempermudah mengangkut produksi pertanian di wilayah ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha di Kulon Progo, Kamis, mengatakan pembangunan jalan usaha tani (JUT) di kawasan pesisir dilakukan secara bertahap karena keterbatasan alokasi di APBD.

"Pembangunan JUT ini dilaksanakan dalam kurun waktu dua, yakni sejak 2018. Anggarannya mencapai ratusan juta rupiah. JUT sendiri sebagai upaya pemkab meningkatkan produksi pertanian dari sisi sarana prasarana," kata Aris.

Ia mengatakan JUT sepanjang 800 meter yang ada di Dusun II, Desa Bugel, Kecamatan Panjatan untuk mendukung kegiatan usaha tani oleh Kelompok Tani Gisik Pranaji.

"JUT ini untuk mempermudah petani dalam hal akses produksi hortikultura, mulai dari perawatan sampai menjual hasil produksinya," kata Aris.

Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Eko Purwanto mengatakan selain di Bugel, pihaknya juga sudah membangun JUT di area pertanian Dusun Jangkang Wetan, Desa Garongan, Kecamatan Wates. JUT tersebut juga untuk mempermudah moda transportasi petani hortikultura mulai tanam hingga menjual hasil panen.

Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo juga membangun JUT di Desa Srikayangan, Kecamatan Sentolo. JUT tersebut untuk mendukung pertanian tanaman pangan burapa jagung dan padi, serta tanaman hortikultura berupa bawang merah dan cabai.

"Masing-masing panjang JUT di kawasan tersebut berkisar 400 meter hingga 500 meter dengan anggaran sekitar Rp150 juta. Hampir setiap tahun ada pembangunan JUT, tapi menyesuaikan kemampuan anggaran kita," katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar