Tiga kandidat mendaftar cawabup Pilkada Bantul melalui Partai Gerindra

id Daftar cawabup,pilkada bantul 2020, pilkada serentak

Tiga kandidat mendaftar cawabup Pilkada Bantul melalui Partai Gerindra

Sekretaris DPC Gerindra Bantul Darwinto (batik coklat) menerima pendaftaran bakal calon wakil bupati Bantul dari mantan politisi PKS Setiya (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Tiga kandidat telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil bupati untuk berkontestasi pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Tahun 2020 melalui Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra tingkat kabupaten setempat.

"Sampai hari ini (28/11) sudah ada tiga kandidat yang mendaftar, yaitu Mas Ardi (Ketua DPD II PAN Bantul Mahmud Ardi Widanto), Mas Dewata Eka Putra (pengusaha fashion) dan hari ini Mas Setiya (mantan politisi PKS Bantul)," kata Sekretaris DPC Partai Gerindra Bantul Darwinto di Kantor DPC Gerindra Bantul, Kamis.

Menurut dia, dari tiga kandidat yang sudah resmi mendaftar lewat partai berlambang kepala garuda ini, salah satunya yaitu Dewata mendaftarkan sebagai bakal calon bupati, meski tidak menutup kemungkinan dapat dicalonkan sebagai bakal calon wakil bupati.

Sedangkan dua kandidat lainnya itu, mantap mendaftarkan diri sebagai bakal cawabup mendampingi calon bupati Bantul yang diusung Partai Gerindra yaitu Suharsono, Ketua DPC Partai tersebut yang juga Bupati Bantul saat ini atau cabup petahana.

"Dalam komunikasi ini Mas Dewata masih antara (calon) bupati dan wakil bupati tetapi tidak menolak untuk menjadi wakil bupati secara realistis seperti itu," kata Darwinto.

Dia mengatakan, pendaftaran bakal cawabup di Partai Gerindra sendiri akan ditutup pada 29 November 2019, artinya waktu tersisa tinggal satu hari lagi, namun dia menyebut masih ada satu kandidat lain yang akan mendaftar pada hari terakhir yaitu Ketua DPC Partai Demokrat Bantul Nur Rakhmat.

"Sudah ada komunikasi dengan saya tim dari Mas Nur Rakhmat bahwa besok (29/11) juga akan mendaftar, karena besok kita terakhir untuk pendaftaran. Juga kemungkinan dari kader kita, karena ada beberapa kader kita yang siap sebenarnya dan masih komunikasi dengan saya," katanya.

Darwinto mengatakan, tahapan berikutnya setelah pendaftaran bakal cabup-cawabup Bantul di partainya berakhir, semua berkas-berkas kandidat tersebut akan diseleksi kelengkapan administrasinya, dan apabila persyaratan lengkap akan diserahkan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DIY.

"Dari DPD nanti akan ada pemanggilan untuk melakukan penyaringan-penyaringan yang akan dilakukan yaitu pemaparan visi-misi, dari pemaparan visi misi nanti akan kelihatan berapa skornya, skornya yang paling tertinggi nanti akan diajukan ke DPP untuk bisa dimintakan rekomendasi," katanya.

Sementara itu, mantan politisi PKS Bantul, Setiya mengatakan, bahwa demokratisasi memberikan ruang kepada siapapun untuk berkontribusi, kalau dulu kekuasaan diperebutkan dengan jalan pertumpahan darah, maka sekarang ini dengan kompetisi secara demokratis.

"Jadi, kualitas demokrasi itu menjadi baik atau buruk tergantung kita, saya kira karena itulah saya terpanggil untuk turut berkontribusi, semoga bisa menambah mutu demokratisasi di Bantul," kata mantan anggota DPRD Bantul tersebut usai mendaftar di DPC Gerindra Bantul.

Setiya yang kini bergabung ke Partai Gelora ini juga mengatakan, kalau sebelumnya pernah mendaftar lewat Partai Nasdem Bantul.

"Jadi sejauh partai itu memberi info yang 'clear' kami akan mendaftar untuk memberikan kontribusi, pemikiran terkait dengan Bantul ke depan. Dan tadi Pak Darwinto (Sekretaris DPC Gerindra) menyampaikan yang dibuka untuk wabup, ya kita menyesuaikan saja," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar