Bupati Sleman meminta jajarannya sederhanakan perizinan investasi

id Bupati Sleman,Pangkas perizinan,Investasi,Investor,Kabupaten Sleman,Sleman

Bupati Sleman meminta jajarannya sederhanakan perizinan investasi

Bupati Sleman Sri Purnomo saat melantik pejabat struktural di lingkungan Pemkab Sleman. Foto Antara/HO/ Humas Sleman

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Purnomo meminta seluruh jajaran di lingkungan pemerintah daerah setempat untuk dapat lebih menyederhanakan perizinan, terutama yang dinilai menghambat masuknya investor.

"Upayakan untuk sederhanakan berbagai perizinan yang ada di Kabupaten Sleman. Maka dengan begitu kita akan mampu melayani para investor maupun masyarakat yang membutuhkan berbagai perizinan," kata Sri Purnomo saat melantik 38 pejabat di lingkungan Pemkab Sleman, Senin.

Menurut dia, untuk mewujudkan hal tersebut maka perlu adanya terobosan-terobosan baru yang inovatif.

"Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mengatakan bahwa regulasi dalam perizinan harus dibuat sesederhana mungkin. Tujuannya agar Indonesia mampu bersaing dengan negara lain dalam hal investasi," katanya.

Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo juga mengimbau seluruh instansi harus mampu mengedepankan semangat kolaborasi dengan instansi lainnya dalam menjalankan program-programnya.

Sedangkan sebanyak 38 pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sleman yang dilantik tersebut terdiri dari pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, Kepala UPT Puskesmas, dan analis kepegawaian.

"Mutasi dan promosi adalah suatu hal yang wajar dan biasa dalam dinamika suatu organisasi," katanya.

Menurut dia, pergeseran atau promosi tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi, penataan, dan penyegaran untuk meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas kinerja aparatur sipil negara.

"Bagi yang dilantik sebagai pejabat perangkat daerah, harus mampu menjadi panutan, serta sanggup memotivasi setiap ASN yang ada pada instansi tempatnya bertugas," katanya.

Ia mengatakan, di era revolusi industri 4.0 saat ini semua pihak dituntut untuk bekerja cepat, bekerja cerdas serta bekerja inovatif.



 
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar