Dishub Kulon Progo tinjau titik potensi kemacetan kawasan bandara

id Kemacetan,Libur natal dan tahun baru,Kulon Progo

Dishub Kulon Progo tinjau titik potensi kemacetan kawasan bandara

Dinas Perhubungan bersama Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, meninjau sejumlah titik di kawasan Bandara Internasional Yogyakarta yang berpotensi terjadi rawan kecelakaan dan kemacetan pada libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Perhubungan bersama Satuan Polisi Lalu Lintas Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, meninjau sejumlah titik di kawasan Bandara Internasional Yogyakarta yang berpotensi rawan kecelakaan dan kemacetan pada libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Dinas Perhubungan Kabupaten Kulon Progo Bhekti Nurada di Kulon Progo, Selasa, mengatakan titik peninjauan meliputi pintu masuk bandara, area pembangunan underpass, simpang tiga pangkalan, Temon, dan kawasan Pasar Glaeng, Temon.

"Kami melakukan pengecekan dan peninjauan sejumlah lokasi yang rawan macet di kawasan Bandara Internasional Yogyakarta," kata Bhekti.

Ia mengatakan lokasi sekitar bandara ini begitu strategis, berada di pinggir jalan nasional dan tidak jauh dari pintu masuk Kulon Progo sisi barat dan proyek bandara.

Menurutnya, beroperasinya Bandara Internasional Yogyakarta sejak Mei lalu berpotensi menjadi titik macet baru saat momen libur Natal dan tahun baru.

Rencananya, jalan bawah tanah atau underpass Bandara Internasional Yogyakarta akan dioperasikan untuk mengurangi penumpukan kendaraan di jalan nasional yang berada di depan pintu masuk bandara.

"Kami belum mengetahui pasti kapan terowongan bawah tanah itu akan dibuka," katanya.

Bhekti mengatakan pada pekan kedua Desember, akan diadakan rapat koordinasi perihal antisipasi kemacetan dan potensi lain yang merugikan masyarakat saat libur Natal dan tahun baru. Rapat ini melibatkan seluruh unsur terkait, termasuk Polres Kulon Progo.

Pengamanan lalu lintas dilakukan Pemkab Kulon Progo bersama aparat keamanan di enam gereja dan sejumlah titik rawan macet, termasuk kawasan bandara. "Untuk itu, kami terjunkan 35 personel mulai 24-31 Desember," kata Bhekti.


Kasat Lantas Polres Kulon Progo AKP Didik Purwanto mengatakan untuk memantau arus mudik ataupun balik saat Natal dan tahun baru, pihaknya akan mendirikan pos jaga di sejumlah titik, antara lain di sekitar Pasar Sentolo, Alun-alun Wates dan kawasan Bandara Internasional Yogyakarta.

"Kami dibantu jajaran polsek secara mobile juga akan melakukan pengawasan di jalan-jalan wisata. Selain itu, kami akan melakukan rekayasa lalu lintas saat malam Natal dan tahun baru, salah satunya di area Alun-alun Wates, yang kemungkinan jadi pusat keramaian," katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar