Kejari Kulon Progo memusnahkan barang bukti kasus kejahatan

id Pemusnahan barang bukti,Kejari Kulon Progo,Kulon Progo

Kejari Kulon Progo memusnahkan barang bukti kasus kejahatan

Kejari Kulon Progo memusnahkan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, mulai dari minuman keras, obat daftar G, senjata api, 10 butir peluru, dan narkoba. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Negeri Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memusnahkan barang bukti dari beberapa kasus kejahatan pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dari pengadilan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kulon Progo Widagdo Mulyono Petrus di Kulon Progo, Kamis, mengatakan, untuk kelengkapan hukum dan sempurnanya hukum, maka Kejari Kulon Progo selaku jaksa penuntut umum (JPU) harus melaksanakan perintah memusnahkan barang bukti.

"Dari beberapa perintah hakim, di antaranya melaksanakan penetapan pemusnahan barang bukti," kata Widagdo.

Ia mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan kumpulan barang bukti dari beberapa kasus yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Barang bukti yang dimusnahkan, yakni narkoba, obat-obatan yang melanggar undang-undang kesehatan, sepucuk senjata api, 10 butir peluru aktif, minuman keras dengan kadar alkohol lebih dari 19 persen, dan lebih dari 889 lembar uang palsu.

"Barang bukti ini harus dimusnahkan karena kami melaksanakan penetapan pemusnahan barang bukti untuk dirampas dan dimusnahkan, sehingga kami harus memusnahkan dan membuat berita acara pemusnahan barang bukti," katanya.

Pemusnahan barang bukti ini dihadiri dari perwakilan Bank Indonesia, Pengadilan Negeri Wates, Polres Kulon Progo, Satpol PP dan Pemkab Kulon Progo.

"Dengan dimusnahkan barang bukti ini, kami tidak lagi khawatir terjadinya penyalahgunaan barang tersebut, yang dapat menyebabkan kasus baru," katanya.

Kepala Satpol Pamong Praja (PP) Kulon Progo Sumiran mengaku pihaknya intensif melakukan pemberantasan penyakit masyarakat, salah satunya dengan operasi Cipta Kondisi dengan sasaran peredaran minuman keras.

"Operasi ini mampu menekan peredaran minuman keras di Kulon Progo," katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar