Wabup tegaskan TKSK ujung tombak pelayanan penyandang masalah sosial

id Wabup Sleman,HKSN,Dinas sosial Sleman,Sleman,Penyandang masalah kesejahteraan sosial

Wabup tegaskan TKSK ujung tombak pelayanan penyandang masalah sosial

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menyerahkan bantuan kursi roda pada acara peringatan HKSN 2019 Kabupaten Sleman, Yogyakarta. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman)

Sleman (ANTARA) - Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Muslimatun menegaskan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) merupakan ujung tombak kegiatan pelayanan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di masing-masing kecamatan.

"Selama ini TKSK telah gigih berupaya dan berhasil mendampingi masyarakat menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di lingkungan masing-masing," kata Sri Muslimatun pada peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Embung Banjarharjo, Ngemplak, Kamis.

Menurut dia, aksi sosial tersebut terbukti turut berkontribusi dalam penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sleman.

"Berkat dukungan seluruh pihak, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir angka kemiskinan di Sleman semakin menurun," katanya.

Ia mengatakan, jika pada 2016 masih terdapat 10,60 persen KK miskin, maka pada 2017 jumlah KK miskin di Sleman turun menjadi 9,48 persen, dan pada 2018 turun menjadi 8,77 persen.

"Target kita angka kemiskinan di Kabupaten Sleman jadi 8 persen saja di tahun 2021," katanya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman Eko Suhargono mengatakan bahwa HKSN yang diperingati setiap 20 Desember merupakan wujud rasa sukur, mengenang, menghayati, serta melakukan semangat aksi persatuan, kegotongroyongan dan kekeluargaan.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 500 tamu undangan yang terdiri dari OPD Pemkab Sleman, Pemerintah Kecamatan Ngemplak, Pemerintah Desa Bimomartani, pilar-pilar sosial, penerima bantuan sosial, penerima bantuan lansia dan sosial ekonomi rentan, disabilitas berat dan alat bantu disablitas.

Pada kesempatan ini juga diserahkan KIA (Kartu Identitas Anak), KTP dan KK bagi keluarga kurang mampu, bantuan 100 paket sembako, 50 paket alat tulis sekolah, serta digelar pula pasar murah.

 
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar