Yogyakarta percepat pembangunan Taman Pintar II beroperasi 2022

id Taman Pintar II,Embung Giwangan,konservasi air,Yogyakarta

Yogyakarta percepat pembangunan Taman Pintar II beroperasi 2022

Embung Giwangan Yogyakarta yang akan menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan Taman Pintar II yang mengusung konsep konservasi air dan lingkungan (Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta akan mengupayakan percepatan pembangunan Taman Pintar II yang berada di Yogyakarta bagian Selatan sehingga tempat wisata dan edukasi berkonsep air dan lingkungan tersebut dapat dioperasionalkan pada 2022.

“Kami akan upayakan untuk mengajukan proposal ke pusat untuk percepatan pembangunan sehingga tidak hanya mengandalkan dana dari APBD saja,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat meninjau lokasi pembangunan Taman Pintar II di Yogyakarta, Jumat.

Lokasi pembangunan Taman Pintar II tersebut akan menyatu dengan Embung Giwangan. Saat ini, pembangunan embung seluas 1,1 hektare yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) sudah rampung.

Menurut Haryadi, Embung Giwangan akan menjadi tempat referensi yang baik untuk memberikan edukasi mengenai konservasi air dan lingkungan hidup, tidak hanya bagi warga di Kota Yogyakarta saja tetapi juga bisa dijadikan referensi secara nasional bahkan internasional.

Embung dengan panjang sekitar 320 meter tersebut mampu menampung air sebanyak 22.000 meter kubik. Air bersumber dari hujan, mata air serta dari Sungai Tekik yang berada di sekitar embung.

“Meskipun pembangunan embung sudah selesai dan embung sudah menampung air, namun lokasi ini belum akan dibuka untuk umum. Masih ada beberapa penyempurnaan yang dilakukan sehingga masyarakat yang berkunjung juga aman dan nyaman,” katanya.

Pada 2020, kegiatan pembangunan di lokasi yang memiliki total luas total 3,4 hektare tersebut akan dilanjutkan dengan membangun jalan setapak dengan lebar 2,5 meter serta fasilitas pendukung seperti masjid dan toilet serta pagar mengelilingi embung.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta Agus Tri Haryono mengatakan, pembangunan Taman Pintar II memang harus dilakukan bertahap.

“Kami mulai dari fasilitas pendukungnya terlebih dulu, baru pada tahun berikutnya dibangun gedung-gedung utamanya,” katanya.

Total dana yang akan dialokasikan untuk pembangunan fasilitas pendukung pada 2020 mencapai Rp5,9 miliar yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK).

Pembangunan dilanjutkan pada 2021 yaitu membangun setidaknya tiga gedung galeri dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp10 miliar dan dilanjutkan pada 2022 untuk finalisasi.

Total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan Taman Pintar II tersebut cukup besar yaitu mencapai sekitar Rp525 miliar termasuk pengisian seluruh konten edukasi dan wisata yang berkonsep konservasi air dan lingkungan.

Meskipun demikian, masih ada pekerjaan pembebasan lahan sekitar 400 meter persegi yang berada di bagian depan embung karena lahan masih berstatus sebagai milik warga.

Selain itu, Pemerintah Kota Yogyakarta juga tengah melakukan kajian untuk pelebaran jalan baik di Jalan Tegalturi serta simpang Jalan Pramuka untuk memudahkan akses bus pariwisata berukuran besar menuju Taman Pintar II.

Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar