Barata XXXIV Sleman jelajahi sejumlah pasar tradisional

id Barata XXXIV,Bupati Sleman,Sleman,Gerakan Pramuka

Barata XXXIV Sleman jelajahi sejumlah pasar tradisional

Bupati Sleman, Yogyakarta Sri Purnomo melepas keberangkatan peserta Barata XXXIV Pramuka Kabupaten Sleman di Lapangan Pemda Sleman. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman)

Sleman (ANTARA) - Sebanyak 616 peserta Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) XXXIV Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Sleman resmi dilepas oleh Bupati Sleman Sri Purnomo bertempat di Lapangan Pemda Sleman, Sabtu, dan akan menempuh perjalanan selama lima hari dengan rute menjelajahi sejumlah pasar tradisional.

Sebelumnya, pelepasan peserta Barata XXXIV ini diawali dengan upacara yang dipimpin langsung Bupati Sleman dan diikuti seluruh peserta terdiri dari 33 pangkalan SMA/SMK sederajat di wilayah Kabupaten Sleman.

Dalam kegiatan Barata kali ini, seluruh peserta akan berjalan kaki dengan jarak tempuh sejauh 58,8 kilometer dengan perkiraan waktu selama lima hari dan berakhir pada 1 Januari 2020.

Adapun rute yang dipilih pada tahun ini yaitu dengan melewati pasar tradisional di wilayah Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa rute jelajah pasar tradisional yang diusung pada penyelenggaraan Barata tahun 2019 ini sesuai dengan salah satu misi Kabupaten Sleman tahun 2016-2021 yaitu meningkatkan penguatan sistem ekonomi kerakyatan, aksesibilitas dan kemampuan ekonomi rakyat, serta penanggulangan kemiskinan.

"Pengenalan pasar tradisional bagi generasi muda perlu dilakukan karena Kabupaten Sleman sebagai daerah aglomerasi merupakan destinasi wisata tujuan, dengan kemudahan aksesibilitas menjadikan Sleman sebagai lingkungan hunian yang nyaman di DIY," katanya.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Sleman telah melakukan revitalisasi sejumlah pasar tradisional pada tahun 2019. Hal tersebut sebagai bentuk keseriusan Pemkab Sleman menata pasar tradisional.

"Melalui kegiatan ini, Pramuka diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung gerakan belanja ke pasar tradisional serta, menciptakan suasana baru bagi perkembangan pasar tradisional," katanya.

Dalam kesempatan tersebut juga Sri Purnomo menghimbau agar adanya peningkatan intensitas dan kualitas gerakan pramuka sebagai wadah pembentukan karakter bangsa bagi generasi muda.

"Pembentukan karakter bangsa sangat penting dan menentukan nasib bangsa di masa depan," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar